Diduga terkena percikan api las, 2 bus milik PNS terbakar
Merdeka.com - Dua unit Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) PO Dagang Pesisir terbakar di kawasan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Beruntung peristiwa naas ini tidak menelan korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.
Informasi yang diperoleh merdeka.com menyebutkan, kejadian yang menimpa pemilik bus Irmayeni (52) ini terjadi sore hari Selasa (24/20). Penyebab kebakaran diduga dipicu percikan api las yang sedang memperbaiki salah satu badan kendaraan kemudian menyambar oli yang berceceran.
Dengan cepat si jago merah langsung membakar bus serta menjalar ke kendaraan yang berada di sebelahnya. Melihat kobaran api, masyarakat setempat langsung bergotong royong berusaha memadamkan dan melapor ke petugas.
"Mendapati laporan tersebut, tim dengan 3 unit armada Damkar langsung menuju lokasi guna memadamkan api yang tengah berkobar," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (24/20).
Diduga, api percikan las yang digunakan mekanik menyambar bekas oli yang berceceran dekat lokasi bus yang tengah dipreteli. Dengan cepat api pun menyambar badan bus.
Tidak hanya berhenti pada satu badan bus, api terus menyambar pada bus lainnya. Akibatnya, dua unit bus nyaris jadi abu, setelah api berhasil dijinakkan petugas kebakaran.
"Dugaan api bersumber dari percikan api las," kata Kepala Dinas Satpol PP-Damkar Kabupaten Agam Dandi Pribadi pada sejumlah wartawan.
Mendapat laporan itu, terang Dandi, petugas Damkar di bawah komandan regu Syamsuar langsung menyambangi lokasi kebakaran. "Kita turunkan tiga unit damkar dan api berhasil dijinakkan sekitar satu jam kemudian," katanya.
Dari hitung-hitungan sementara, akibat kebakaran tersebut Irmayeni yang juga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu mengalami kerugian hingga Rp 500 juta lebih. (mdk/rzk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya