Diduga Stres Karena Cinta Ditolak, Pemuda Wonogiri Hajar Ibu Hingga Tewas

Minggu, 23 Februari 2020 00:03 Reporter : Arie Sunaryo
Diduga Stres Karena Cinta Ditolak, Pemuda Wonogiri Hajar Ibu Hingga Tewas Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pemuda di Wonogiri, Dono Harianto (30), Sabtu (22/2) pagi ditangkap beramai-ramai oleh warga dan polisi. Dia tega menganiaya ibu kandungnya Parinem (70) hingga tewas.

Usai ditangkap warga, Dono hanya menunduk dengan tangan terikat saat diserahkan ke polisi.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, sebelum membunuh sekitar pukul 9.00 WIB, pelaku masih nongkrong di warung dekat rumahnya. Namun tak lama kemudian, ia pulang dan terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut. Pembunuhan dilakukan di hutan tak jauh dari rumahnya.

"Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Jam 9.00 itu dia masih nongkrong di warung saya. Tubuh ibunya ditindih dan kemudian kepalanya dikepruk (dipukul) dengan batu," ujar Hardono, warga setempat.

Hardono menyampaikan, usai kejadian tersebut, sejumlah warga berusaha menangkap pelaku. Namun pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu melakukan perlawanan. Seorang warga bernama Katno terluka dan harus dibawa ke rumah sakit.

Lebih lanjut, Hardono menceritakan, pelaku memang pernah mengalami gangguan jiwa. Sekitar 2 tahun lalu, ia sempat menganiaya ayah kandungnya, namun selamat dan hanya mengalami luka. Ia menduga, penyakit pelaku kambuh.

"Dia itu stres karena cintanya ditolak cewek," katanya.

1 dari 1 halaman

Atas kejadian tersebut, warga minta kepada kepolisian agar menjerat pelaku dengan hukuman yang berlaku. Jika hanya dilakukan rehabilitasi, warga khawatir akan membuat kekacauan lagi.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Purbo Adjar Waskito mengemukakan pihaknya masih menelusuri kronologis kejadian tersebut. Pihaknya juga masih menyelidiki dugaan gangguan kejiwaan pelaku. Sebelum proses hukum dilanjutkan, pelaku terlebih dulu akan dibawa ke rumah sakit jiwa.

"Kronologis pastinya, kita belum tahu karena saksi yang melihat langsung kejadian tidak ada," katanya [lia]

Baca juga:
Usai Bunuh Dukun Pengganda Uang, Nanda Serahkan Diri ke Polres Karawang
Gara-Gara Utang Rp200 Ribu, Suami Istri di Inhu Bunuh Nenek
Seorang PSK di Subang Ditemukan Tewas di Warung Remang-Remang
Upaya Damai Akibat Kecelakaan Gagal, Bapak dan Anak di Musi Rawas Bunuh Tetangga
Berkas Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin Diserahkan ke Jaksa

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini