Diduga Kelelahan, Petugas KPPS di Tuban Meninggal Dunia

Senin, 22 April 2019 00:48 Reporter : Erwin Yohanes
Diduga Kelelahan, Petugas KPPS di Tuban Meninggal Dunia Ilustrasi Pencoblosan. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Diduga karena kelelahan, seorang petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS), meninggal dunia. Dia adalah Edi Supandi (48), petugas KPPS 024 di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kini jasadnya telah di makamkan di pemakaman kelurahan setempat.

"Almarhum telah di makamkan sehabis Salat Isya," kata M. Ali Abdil Rahman, Ketua Panwascam Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (21/4).

Sebelum meninggal, Ali menjelaskan, anggota KPPS itu bertugas sampai larut malam untuk melakukan penghitungan surat suara di TPS 24 Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

"Saat bertugas tanggal 17 April kemarin memang sampai larut malam. Diduga ia kelelahan," ungkapnya.

Setelah bertugas, petugas KPSS tersebut sempat mengalami demam. Selain itu, ia juga diketahui memiliki riwayat sakit jantung. Ia pun sempat pingsan hingga harus dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Sebelum Pemilu almarhum memang mempunyai riwayat sakit jantung, dan beliau memang tipikal orang yang tidak suka mengeluh dengan kondisi tubuh. Pak Edi Supandi meninggal sekitar jam 15.00 Wib di rumah sakit," jelasnya.

Hal sama juga disampaikan AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban. Ia mengatakan, pada waktu bertugas anggota KPPS itu dalam keadaan sehat, tetapi setelah bertugas mengalami sakit diduga karena kelelahan.

"Pada hari minggu pagi (21/4) yang bersangkutan pingsan dan di bawa ke rumah sakit, dan akhirnya meninggal dunia. Diduga kelelahan," pungkasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini