Enam jenazah laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak polisi tiba di Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (8/12) malam. Ambulans pertama pembawa jenazah tiba sekitar pukul 20.45 WIB. Ambulans terakhir tiba sekitar pukul 22.49 WIB.
Masing-masing ambulans pembawa jenazah yakni ambulans pertama membawa jenazah Andi Oktiawan (33). Ambulans kedua membawa Faiz Ahmad Syukur (22).
Kemudian ambulans ketiga membawa Ahmad Sofiyan alias Ambon (26). Ambulans keempat membawa Muhammad Suci Khadavi (21).
Lalu ambulans kelima membawa jenazah Lutfi Hakim (25) dan ambulans keenam membawa jenazah Muhammad Reza (20).
Jenazah dibawa ke dalam Markas Syariah Petamburan, Jalan Gang Paksi untuk disalatkan. Sesuai rencana, usai disalatkan jenazah akan dibawa untuk dimakamkan di Markas Syariah Megamendung, Bogor.
Pemulangan jenazah pengawal Rizieq Syihab berlangsung setelah Tim Forensik RS Polri menyelesaikan proses autopsi selama lebih kurang 30 jam. Keenam pengawal Rizieq sebelumnya dilaporkan tewas dalam baku tembak yang terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, kawasan Karawang, Jawa Barat, Senin (7/12) dini hari.
Ambulans pembawa jenazah enam pengawal Rizieq Shihab yang tewas ditembak polisi telah keluar melalui pintu timur Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menuju kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.
"Semuanya dibawa dulu ke Petamburan," ujar Muslih, paman salah satu pengikut Rizieq yang tewas, Andi Oktiawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Pantauan di lokasi, jenazah pertama diangkut menggunakan satu unit armada ambulans sekitar pukul 20.29 WIB.
Sebelumnya, polisi melakukan pengawasan intensif terhadap kendaraan ambulans jenis minibus yang mengantre di pelataran parkir RS Polri. Beberapa di antaranya tampak logo Front Pembela Islam (FPI) yang menempel di bagian mobil.
Polisi mengecek isi dalam mobil menggunakan "metal detector" serta mengecek keterangan dari sopir.
Iring-iringan jenazah keluar melalui pintu timur yang mengarah ke Tol Dalam Kota Jakarta di dekat Gedung Promoter dengan dikawal kendaraan polisi.
Tampak di lokasi Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo beserta jajaran serta Politisi Gerindra Fadli Zon yang mendampingi keluarga almarhum.
Jenazah kemudian dipulangkan kepada keluarga setelah seluruh berkas administrasi rumah sakit diselesaikan perwakilan ahli waris.