Di mata tetangga, ketua Komura dikenal baik dan jadi panutan

Kamis, 6 April 2017 21:00 Reporter : Nur Aditya
Di mata tetangga, ketua Komura dikenal baik dan jadi panutan Rumah Jafar Abdul Gaffar tersangka pungli di Samarinda. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Tetangga kaget, Jafar Abdul Gaffar ditetapkan Polri sebagai tersangka kasus pungutan liar (pungli) Rp 6,1 miliar di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran. Ketua koperasi Komura itu dikenal warga sebagai sosok yang sosial.

Wartawan menyambangi kediaman Jafar di Jalan Tj Datu RT 02 Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, sekira pukul 14.45 Wita. Ada lima orang yang duduk di bangunan bercat kuning kehijauan itu.

Mobil sedan terparkir di teras rumah. Mereka pun datang menemui wartawan, di depan pagar. "Tidak, tidak ada yang bisa beri komentar di sini ya. Tidak ada Bapak (Jafar Abdul Gaffar) di sini ya," kata seorang pria di rumah Jafar, Kamis (6/3).

"Ya kita tahunya seperti itu (Jafar jadi tersangka) dari koran-koran. Tidak ada yang bisa kita komentari di sini," ujar pria itu.

Wartawan kemudian menemui Ketua RT 02 Amim. Menurut dia, keseharian Jafar selalu baik dengan warga. "Alhamdulillah dia (Jafar Abdul Gaffar) baik ya. Dia tinggal di sini sudah sejak tahun 1970-an ya," ujar Amim.

"Dia beri bantuan kegiatan sosial, apalagi dia anggota DPRD Samarinda ya. Di acara kantor Camat, dia juga ada. Acara masjid, juga berbuka puasa bersama warga," sebutnya.

"Lebaran kurban, dia juga rajin beri bantuan hewan kurban karena dia kan punya ternak sapi. Pak Jafar jadi tersangka, kaget juga. Antara percaya tidak percaya. Karena dia di sini sudah jadi orang tua panutan, salah satu tokoh di sini," tambah Amim.

"Yang awal kita tahu kan, dia cuma jadi saksi saja dari kasus Komura itu. Kita ini baru tahu juga dari Bapak wartawan. Orangnya ramah kok dengan tetangga warga sini," ungkapnya.

Sementara Suriyansyah, warga Kelurahan Masjid juga membenarkan Jafar merupakan sosok sosial di masyarakat. Baik sebelum dan sesudah menjadi anggota DPRD, menurut Suriyansyah, tidak ada yang berubah dari jiwa sosial Jafar.

"Tidak ada bedanya, sebelum dan sesudah jadi anggota DPRD. Tidak ada yang berubah kok. Bahkan Pak Jafar tidak jarang duduk bersama di pos ojek, sampai larut malam, bercerita, ngobrol. Jadi dia memang ramah dengan warga," kata Suriyansyah saat ditemui di pos ojek Jalan Pattimura, Kelurahan Masjid.

"Ya pasti kaget juga dengab informasi tersangka itu. Yang jelas keseharian dengan warga ini, baik-baik saja dengan kami di sini, di kelurahan Masjid. Banyak warga di sini yang jadi anggota Komura," demikian Suriyansyah.

Baca juga:

Kasus pungli di Samarinda, ribuan buruh Komura belum terima gaji

Sempat buron, tersangka pungli TPK Palaran dibekuk Polri di Jakarta

Ketua Komura pastikan 1.300 buruh terbayar usai OTT di TPK Palaran

Pungli di Peti Kemas Palaran, polisi sita deposito senilai Rp 396 M

Bareskrim tetapkan ketua Komura tersangka pungli Pelabuhan Palaran [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini