Di Balik Gejolak Geopolitik, Ventour Travel Sukses Berangkatkan 342 Grup Umrah

Regulasi tersebut mewajibkan seluruh jemaah umrah meninggalkan wilayah Kerajaan paling lambat 18 April 2026 atau bertepatan dengan 1 Dzulqaidah 1447 H.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Di Balik Gejolak Geopolitik, Ventour Travel Sukses Berangkatkan 342 Grup Umrah
Di Balik Gejolak Geopolitik, Ventour Travel Sukses Berangkatkan 342 Grup Umrah (Merdeka.com)

Musim umrah 1447 Hijriah resmi berakhir seiring kepulangan seluruh jemaah sebelum batas waktu yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Regulasi tersebut mewajibkan seluruh jemaah umrah meninggalkan wilayah Kerajaan paling lambat 18 April 2026 atau bertepatan dengan 1 Dzulqaidah 1447 H.

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kepulangan jemaah sekaligus mempersiapkan transisi layanan menuju musim haji. Otoritas setempat akan memfokuskan seluruh fasilitas dan operasional di Mekkah dan Madinah bagi jemaah haji yang segera berdatangan.

Salah satu penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), Ventour, memastikan seluruh jemaahnya telah kembali ke Indonesia sebelum tenggat waktu tersebut. Grup terakhir yang diberangkatkan dalam program Umrah Start dari Jakarta mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 12 April 2026, disusul grup dari Padang yang tiba di Bandara Internasional Minangkabau sehari setelahnya.

Direktur Utama Ventour Travel, Annisa Zulfida Umasugi, menyebut momen kepulangan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian operasional umrah yang panjang dan penuh tantangan.

"Keberangkatan dan kepulangan grup terakhir ini menandai berakhirnya musim umrah sebelum memasuki musim haji. Ini juga menjadi bukti bahwa Ventour mampu memberikan solusi terbaik di tengah dinamika yang terjadi, termasuk kondisi geopolitik global," ujarnya.

Sepanjang musim 1447 H, Ventour mencatatkan keberangkatan 342 grup umrah dari delapan kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Padang, Makassar, Lampung, Solo, dan Yogyakarta. Seluruh jemaah berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci dengan tingkat keberangkatan mencapai 100 persen.

Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan eksternal, termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Amerika Serikat–Israel dan Iran sempat menjadi perhatian global dan berdampak pada jalur penerbangan internasional.

Menghadapi situasi tersebut, Ventour menerapkan strategi penjadwalan ulang (reschedule) dan pengalihan rute penerbangan (re-route), sehingga seluruh jemaah tetap dapat menjalankan ibadah umrah, khususnya pada bulan Syawal, dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan bahwa penutupan musim umrah merupakan bagian dari siklus tahunan dan tidak berkaitan dengan isu keamanan regional.

Dengan berakhirnya musim umrah, Arab Saudi kini sepenuhnya beralih ke persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 21 April 2026, dengan pemberangkatan gelombang pertama menuju Madinah berlangsung pada 22 April hingga 6 Mei 2026.

Ventour menyatakan kepulangan seluruh jemaah musim ini sebagai amanah yang telah dituntaskan. Perusahaan juga memastikan kesiapan untuk kembali melayani calon jemaah pada musim umrah berikutnya yang dijadwalkan dibuka pada bulan Muharram 1448 Hijriah.

Rekomendasi