Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Depresi tak dapat kerja, pria lajang ini gantung diri

Depresi tak dapat kerja, pria lajang ini gantung diri Ilustrasi gantung diri. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Suhendi (35) warga Kampung Pasiron, Curug, Bojongsari, Depok nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pria lajang itu gantung diri di sebuah pohon kecapi. Jasadnya ditemukan pagi tadi oleh Kaneng (67) ayahnya.

Kapolsek Sawangan, Kompol Sutarjo mengatakan, kejadian ini dilaporkan oleh warga yang kaget mengetahui kejadian ini. Jasad korban dievakuasi setelah polisi datang ke lokasi. Korban sempat bilang pada orangtuanya akan buang air kecil sebelum ditemukan tewas.

"Bilangnya mau buang air kecil sama orangtuanya. Tapi ditemukan tergantung di atas pohon," kata Sutarjo, Jumat (17/2).

Ketika ditemukan, korban memakai kaos dan celana merah. Dia menggantungkan diri pakai tali plastik hijau. Polisi mengevakuasi korban pakai tangga karena agak sulit dan tinggi.

"Saat kami temukan sudah tak bernyawa," ungkapnya.

Dari penuturan orangtua korban, diduga Suhendi nekat gantung diri karena depresi masalah ekonomi. Suhendi hingga kini belum memiliki pekerjaan tetap. Selama tiga bulan melamar kerja Suhendi belum juga mendapat panggilan. Dulunya dia adalah sopir angkot lepas. "Ini murni bunuh diri," jelas Sutarjo.

Jasad Suhendi kemudian dimakamkan di TPU dekat rumah korban. Keluarga sudah mengiklaskan kejadian ini dan tidak bersedia untuk divisum.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP