Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Densus 88 dikerahkan buru penembak posko salah satu Cabup Pidie

Densus 88 dikerahkan buru penembak posko salah satu Cabup Pidie Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Aceh telah membentuk tim khusus untuk memburu serangkaian pelaku penembakan di Aceh. Bahkan, tim khusus yang dibentuk Polda juga melibatkan Densus 88.

Selain itu, Polda Aceh juga menggandeng Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk memburu pelaku penembakan. Terutama pelaku penembakan yang terjadi di Aceh Timur yang memakan korban luka parah hari Minggu (5/3) kemarin.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan Polda Sumatera Utara untuk membantu agar pelaku tidak keluar dari Aceh," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan di Banda Aceh, Senin (6/3).

Sesuai dengan perintah langsung Kapolda Aceh, Irjend Pol Rio S Djambak, tim khusus yang dibentuk untuk mengejar pelaku penembakan terdiri dari Ditreskrimum Polda Aceh, Satreskrim Polres Aceh Timur dan juga Densus 88. Tim ini langsung dipimpin oleh Kapolres Aceh Timur.

Kendati demikian, Goenawan meminta kepada masyarakat di Aceh untuk tetap tenang, namun selalu waspada. Karena secara umum kondisi keamanan di Aceh masih kondusif dan terkendali.

"Polda Aceh juga melakukan pengamanan terhadap korban penembakan di Rumah Sakit Umum (RSUZA) Zainoel Abidin, Banda Aceh," jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjend Pol Rio S Djambak mengaku akan menindak tegas pelaku penembakan tersebut. Pihaknya berkomitmen akan menangkap pelaku penembakan, baik yang terjadi di Aceh Timur maupun di Pidie.

"Mereka para pelaku penembakan dengan tegas saya katakan pengkhianat, karena sudah mencederai warga Aceh," kata Kapolda Aceh saat berkunjung ke lokasi penembakan posko salah satu peserta Pilkada di Pidie.

Menurut Rio, secara nasional paska Pilkada di Aceh sudah aman dan kondusif. Namun akibat tindakan kekerasan bersenjata oleh sekelompok orang ini, ia mengkhawatirkan penilaian kondisi keamanan di Aceh bisa berubah.

"Cepat atau lambat pelaku akan kita tangkap. Gara-gara mereka nanti Aceh dikatakan tidak aman, padahal secara nasional Aceh sudah dinyatakan aman dan damai," kata dia.

Dia juga menghimbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri, sebelum ditangkap paksa oleh petugas. Karena cepat atau lambat, petugas kepolsian pasti bisa menangkap pelaku kekerasan tersebut.

Sebelumnya, posko pemenangan Bupati-Wakil Bupati Pidie terpilih, Roni Ahmad dan Fadlullah TM Daud ditembak orang tak dikenal. Penembakan ini terjadi di Gampong Seupeng, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Senin (6/3) dini hari pukul 00.23 WIB. Hingga sekarang polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pelaku diduga dua orang mengarahkan tembakannya ke arah rumah yang dijadikan posko tersebut. Ada sekitar enam tembakan dilepaskan pelaku, namun dalam insiden ini tidak ada korban jiwa.

"Korban tidak ada, tembakan mengenai kaca samping dan dinding jendela," kata Kapolres Pidie AKBP Ali Khadafi saat dihubungi, Senin (6/3).

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP