Densus 88 Antiteror Telusuri Sumber Ancaman Bom Pesawat Saudi Airline yang Angkut Jemaah Asal Depok

Ancaman bom tersebut membuat pesawat mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Densus 88 Antiteror Telusuri Sumber Ancaman Bom Pesawat Saudi Airline yang Angkut Jemaah Asal Depok
Momen Pasukan Khusus TNI Evakuasi Penumpang Saudi Airlines Mendarat Darurat Usai Dapat Teror Bom (Antaranews.com)

Detasemen Khusus Antiteror (Densus AT) 88 Polri masih menyelidiki ancaman bom saat pesawat Saudi Airlines membawa 422 rombongan jemaah haji rute Jedah-Jakarta. Ancaman bom tersebut membuat pesawat mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

PPID Densus 88 AT Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana mengatakan, pihaknya menelusuri apakah ancaman tersebut datang dari dalam Indonesia atau justru luar negeri.

"Itu dari email kita melihat apakah ada ancaman potensi dari dalam negeri. Apakah ancaman dari luar negeri, kita juga berkoordinasi dengan otoritas dari Saudi," kata Mayndra saat dikonfirmasi, Rabu (17/6).

Menurut Mayndra, objek yang menjadi pengeboman oleh orang misterius tersebut adalah aset milik Arab Saudi yang berada di Indonesia. Salah satunya pesawat Saudi Airlines itu. Pihaknya juga masih mendalami asal usul email ancaman tersebut.

"Karena kan objek yang diancam itu asetnya Saudi yang ada di İndonesia. Karena Saudi Airlines kan punya Saudi ya," terang dia.

Mayndra menerangkan, Densus 88 telah berkoordinasi dengan pihak Polda setempat dan stakeholder terkait guna memastikan ancaman bom tersebut tidak sampai menyebar. Hingga kini, Polri belum menemukan bom yang dimaksud orang misterius itu.

Pesawat Angkut Jemaah Haji Asal Depok

Diketahui pesawat yang mendapatkan ancaman bom tersebut mengangkut 422 jemaah haji. Di antara mereka ada yang berasal dari Kota Depok.

"Betul itu pesawat yang membawa jemaah kloter 12 JK Kota Depok. Dengan jumlah 422 jemaah haji,” kata Kepala Kemenag Depok, Enjat Mujiat.

Setelah pesawat mendarat darurat, para jemaah beristirahat di Sumatera Utara. Mereka kemungkinan tiba di Depok pada hari ini, Rabu (18/6).

“Saat ini jemaah sedang didorong menuju hotel/asrama haji Sumatera Utara untuk istirahat. Kemungkinan tiba di asrama haji Bekasi dan Pemda Depok besok Rabu 18/6/2025. Jamnya belum ada info,” ujar Enjat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kanwil Kemenag Jawa Barat langsung turun tangan dan saling berkoordinasi untuk menenangkan jemaah.

Rekomendasi