Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demokrat harap Panglima TNI digilir jangan TNI AD lagi

Demokrat harap Panglima TNI digilir jangan TNI AD lagi Jenderal Gatot Nurmantyo. ©2016 merdeka.com/dede rosyadi

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan berharap pergantian Panglima TNI dilakukan secara bergilir. Menurutnya, sebaiknya Panglima TNI kali ini tidak berasal dari Angkatan Darat (AD).

"Kita enggak bisa. Kita hanya melihat sistem. Bukan. Sebagai masukan juga kita tidak dalam posisi itu. Harapannya kalau bisa digilir lagi," kata Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).

"Kami (era SBY) Darat (TNI AD) ini sudah dua kali. Kalau bisa yang dari angkatan lain," sambungnya.

Kendati demikian, Syarief menyerahkan sepenuhnya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, pemilihan tersebut adalah hak prerogatif Presiden.

"Ya sekali lagi menyangkut masalah Panglima kita kembalikan kepada Presiden. Kita harapkan kali ini mungkin Demokrat mengharapkan. Karena ini kan hak prerogatif Presiden," ujarnya.

"Mudah-mudahan itu sudah mekanisme seperti yang dilakukan sebelumnya yaitu dilakukan secara bergiliran angkatan itu bisa dilakukan," tandasnya.

Untuk diketahui, sekarang ada tiga nama kandidat yang akan menjadi calon Panglima TNI. Mulai dari Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) adalah Marsekal Hadi Tahjanto, kemudian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral Mulyono, lalu Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yaitu laksamana Ade Supandi. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP