Demo ke DPR, Pelajar Ini Tak Mau Dihukum Ayam Masuk Pekarangan Tetangga

Rabu, 25 September 2019 16:38 Reporter : Yunita Amalia
Demo ke DPR, Pelajar Ini Tak Mau Dihukum Ayam Masuk Pekarangan Tetangga Pelajar Demo di DPR Bentrok. ©2019 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Ratusan pelajar bergerak menuju Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Namun lokasi mereka terpecah di beberapa titik di antara ruas Jalan Palmerah dan Slipi.

Pantauan merdeka.com, Rabu (25/9), sejumlah pelajar mengenakan seragam putih abu-abu yang berada di kawasan Slipi sempat masuk ke dalam tol. Mereka coba meminta air pada mobil melintas.

Namun hanya beberapa saat mereka kembali keluar di posisi jalan arteri. Lalu lintas menuju Slipi juga terpantau tidak bisa dilalui kendaraan karena sebagian pelajar menutupi jalan.

Kepada merdeka.com, seorang pelajar asal Bekasi mengaku menuju DPR bersama teman-temannya. Kedatangan mereka ingin menuntut keadilan.

"Kita mau nuntut keadilan. Masa nanti kalau saya punya ayam masuk pekarangan tetangga bisa dipenjara," kata pelajar tersebut saat ditanya keadilan apa yang hendak mereka suarakan. Poin itu ada dalam RUU KUHP Pasal 278 terkait Gangguan terhadap Tanah, Benih, Tanaman dan Pekarangan. Pasal tersebut berbunyi:

"Barang siapa tanpa wenang membiarkan unggas ternaknya berjalan di kebun, di tanah yang sudah ditaburi, ditugali atau ditanami, diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima Rupiah. Setiap Orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak kategori II."

Pelajar juga membawa karton yang dibubuhi macam-macam perkataan. Sejumlah polisi terus memantau aksi pelajar tersebut.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Bagaimana Pendapat Anda soal RUU KUHP? Klik di Sini! [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini