Demo HUT Banten, Mahasiswa Lempari Sekda dengan Botol Minuman
Merdeka.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar demonstrasi dalam rangka menyambut HUT Provinsi Banten ke-19 di depan kantor Gubernur Banten, Curug, Kota Serang, Selasa (1/10).
Dalam aksinya mahasiswa menuntut Gubernur Banten memecat pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov yang tidak becus dalam bekerja. Ia meminta Pemprov segera menuntaskan program yang belum terealisasi.
"Bahwa apabila Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten sudah tidak sanggup memimpin lebih baik mundur dari jabatannya," kata ketua PKC PMII Banten Ahmad Solahudin di sela-sela aksi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar mendatangi massa untuk berdialog dengan para mahasiswa namun ditolak bahkan dilempari minuman dalam kemasan gelas oleh para demonstran.
Menanggapi hal tersebut, Al Muktabar mengatakan pihaknya akan menerima apa saja yang akan disampaikan dengan sambil menunggu mahasiswa selesai berorasi.
"Kita belum dialog jadi belum tahu apa yang akan disampaikan, kita masih menunggu," katanya setelah diusir dari mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa.
Tak berselang lama Gubernur Banten Wahidin Halim juga mendatangi sekelompok mahasiswa untuk berdialog. Dalam dialog tersebut para mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan yang dimasukan dalam pakta integritas yang harus ditandatangani Gubernur Banten. Namun, Wahidin menolak.
"Saya tidak mau diintimidasi, mana yang kalian tidak puas buktikan nanti di lapangan," tegas Gubernur Banten saat diminta tanda tangan pakta integritas.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya