Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demo di Polda Riau, anggota HMI dorong-dorongan dengan Polwan cantik

Demo di Polda Riau, anggota HMI dorong-dorongan dengan Polwan cantik Demo anggota HMI di Polda Riau. ©2016 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Aksi unjuk rasa puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pekanbaru, di depan Mapolda Riau, Jalan Jenderal Sudirman, disambut Polisi Wania (Polwan), Senin (14/11). Pengunjuk rasa melakukan solidaritas terkait rekannya ditangkap anggota Polda Metro Jaya usai demo 4 November lalu.

Aksi polwan-polwan cantik tersebut membuat pagar betis di luar gerbang. Sementara para polisi pria berjaga di dalam pagar.‎ Pemakaian Polwan merupakan ide Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan.

"Sedangkan anggota Polisi lalu lintas yang juga kita kerahkan untuk mengatur jalan agar tidak macet," ujar Toni.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa menyampaikan tiga tuntutan, pertama mendesak Polda Metro Jaya segera melepaskan Kader HMI ditahan dan menghentikan kriminalisasi terhadap aktivis.

Kedua, mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot jabatan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan terkait penanganan kasus dilakukan terhadap HMI. Sebab, mereka menduga Iriawan merupakan provokator saat aksi demo 4 November lalu di Jakarta.‎

Awalnya aksi puluhan massa HMI cabang Pekanbaru, Provinsi Riau berlangsung tertib. Namun tak lama, unjuk rasa kemudian berubah menjadi sedikit ‎ricuh.

Para anggota Polwan dikerahkan di barisan terdepan tampak khawatir karena terdorong pengunjuk rasa lantaran terus memaksa masuk gerbang. Tiba-tiba keributan muncul dan suasana berubah menjadi tak terkendali.‎

Tak ayal, dengan sigap para polisi pria langsung menggantikan posisi Polwan lantaran khawatir terjadi sesuatu. Ini dikarenakan para Polwan kalah tenaga dengan pendemo yang dilakukan kaum pria. Usai diganti, para pengunjuk rasa akhirnya berpikir ulang untuk melawan petugas.

‎Terlihat para koordinator aksi berusaha menenangkan pendemo tersebut. Polisi kemudian mengajak massa berunding, dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan, didampingi Direktur Intelkam Kombes Djati W dan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Toni Hermawan.

"Aspirasi rekan-rekan akan saya sampaikan ke Pak Kapolda (Brigjen Pol Zulkarnain Adinegara). Kami minta maaf, Pak Kapolda tidak bisa hadir di sini karena ada kegiatan lain, nanti pasti saya sampaikan ke beliau," kata Kombes Surawan.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP