Dari 22 jenazah korban kebakaran KM Zahro, 2 diserahkan ke keluarga
Merdeka.com - Wakil Kepala Rumah Sakit Polri, Kombes Musyafak mengatakan ada 22 jenazah korban kapal wisata Zahro Ekspres yang saat ini masih berada di RS Polri. Dari jumlah tersebut 2 diantaranya sudah diidentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga.
"Dari korban tersebut 2 sudah teridentifikasi dan dibawa pulang oleh keluarga yakni, Jackson, pria 39 tahun alamat di Pondok Aren dan Eli eliya, wanita usia 23 dari Bogor," kata Kombes Musyafak di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1).
Musyafak melanjutkan, 20 jenazah lainnya belum teridentifikasi lantaran kondisi jasad 100 persen terbakar alias hangus. Pihaknya sudah melakukan post mortem untuk mengidentifikasi jasad tersebut.
"20 lainnya dalam kondisi terbakar 100 persen sudah dilakukan post mortem, yakni sidik jari, gigi, DNA dan properti yang tersisa di tubuh korban," terang Musyafak.
Dari 20 jenazah tersebut 16 diantaranya berjenis kelamin wanita, 3 orang laki-laki dan satu jenazah belum teridentifikasi jenis kelaminnya. Laporan yang diterimanya, ada 31 orang yang kehilangan anggota keluarga. Namun hingga kini pihaknya belum melakukan pencocokan data lantaran banyak data-data yang dibawa keluarga belum lengkap. Data dari keluarga dibutuhkan untuk proses ante mortem.
"Sampai saat ini belum ada pencocokan, nanti sore hasil dari data ante mortem baru keluar, karena banyak yang belum bawa data lengkap," kata Musyafak.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya