Dampak Museum Berbenah untuk Tarik Pengunjung Milenial

Minggu, 13 Oktober 2019 08:00 Reporter : Yuni, Dedi Rahmadi
Dampak Museum Berbenah untuk Tarik Pengunjung Milenial Museum Kesejarahan Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Yuni

Merdeka.com - Museum di Jakarta khususnya terus berbenah untuk menggaet pengunjung khususnya milenial dan difabel untuk datang. Mulai dari tata ruang hingga mengadakan event yang berhubungan dengan museum.

Hasilnya?

©2019 Merdeka.com/Yuni

Analis Senior Bank Indonesia & Ketua AMI DKI Jakarta Yiyok T Herlambang mengungkapkan pengunjung Museum BI mencapai 240.000 orang per tahun 2017, lalu mengalami peningkatan di tahun 2018 yaitu 250.000 orang pengunjung yang datang.

"Tahun 2018 tidak mencapai target pengunjung dikarenakan adanya tanggal merah sebanyak 10 hari," ujar Yiyok saat ditemui Merdeka.com di Museum Bank Indonesia, Jalan Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat, Jumat (11/10).

©2019 Merdeka.com/Yuni

Kepala Unit Pengelola Museum Sejarah Jakarta atau dikenal Museum Fatahillah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Sri Kusumawati, SS, M.Si menuturkan terjadi peningkatan jumlah pengunjung sebesar 10.000 pengunjung di tahun 2017 sampai 2018,

"Bila di tahun 2017 pengunjung Museum Kesejarahan Jakarta sebanyak 856.202 orang pengunjung sedangkan di tahun 2018 pengunjung yang datang mencapai 868,033 orang," jelas dia.

©2019 Merdeka.com/Yuni

Sementara itu, Istiqomah Armitawati selaku Kepala Satuan Pelayanan Museum MH Thamrin menjelaskan berbenah mengikuti tren mampu meningkatkan pengunjung ke Museum MH Thamrin.

"Walaupun akses yang lumayan sulit untuk dapat ke sana, namun tidak menyuruti masyarakat yang ingin datang berkunjung ke museum. Pada tahun 2017 Museum M.H. Thamrin mendapat kunjungan sebanyak 1.370 orang dan di tahun 2018 jumlah pengunjung yang datang sebanyak 6.059 orang," kata dia. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini