Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dampak kecelakaan KA Sancaka, ratusan penumpang terlantar di Stasiun Mojokerto

Dampak kecelakaan KA Sancaka, ratusan penumpang terlantar di Stasiun Mojokerto penumpang KA telantar di stasiun mojokerto. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan penumpang kereta api (KA) terlantar di Stasiun Mojokerto, akibat kecelakaan KA Sancaka dengan truk trailer di Ngawi, Jatim pada Jumat (7/4) malam kemarin. Tiket yang sudah dibeli penumpang dikembalikan oleh pihak Stasiun Mojokerto.

Akibatnya banyak penumpang yang protes dan marah karena menilai pembatalan keberangkatan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Kepala Stasiun Mojokerto Wahyudi mengatakan, penundaan keberangkatan dialami KA Pasundan Logawa relasi Jember-Purwokerto dan KA Sancaka relasi Surabaya-Yogyakarta. Dari data yang ada, sebanyak 120 penumpang terpaksa gagal berangkat hari ini.

"Kita masih menunggu perkembangan, kita perkirakan KA Gaya Baru Malam sudah bisa masuk Stasiun Mojokerto siang ini," kata Wahyudi, Sabtu (7/4).

Terkait aksi protes yang dilakukan sejumlah penumpang KA yang gagal berangkat, dia mengaku penumpang kesal karena berdalih tidak ada pemberitahuan.

Namun dia menegaskan kalau pembatalan pemberangkatan ini sudah diberitahukan kepada penumpang yang terdampak kecelakaan KA di Ngawi. Penumpang yang tidak bisa menunda keberangkatan ke daerah tujuan, tiket yang sudah dibeli dikembalikan 100 persen supaya bisa memilih transportasi lain.

Pascakecelakaan KA Sancaka dengan truk trailer, ratusan penumpang melakukan protes di Stasiun Mojokerto pagi tadi. Mereka meminta bisa tetap berangkat sesuai jadwal pada tiket.

Protes para calon penumpang reda setelah polisi berkoordinasi dengan pihak stasiun dan memberikan penjelasan pada para penumpang. Polisi juga menyediakan mobil polisi untuk mengangkut penumpang ke Terminal Mojokerto.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP