Dampak Banjir Bandang Garut, Pipa Gas PGE Ikut Bergeser

Senin, 29 November 2021 13:38 Reporter : Mochammad Iqbal
Dampak Banjir Bandang Garut, Pipa Gas PGE Ikut Bergeser Banjir Bandang di Garut. ©2021 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Sukawening dan Karang Tengah tidak hanya merusak rumah dan fasilitas milik warga. Pipa gas milik Pertamina Geothermal Energy (PGE) Karaha juga mengalami pergeseran

"Di PGE itu kemarin ada gerakan-gerakan (pergeseran) yang hubungannya dengan pipa (gas). Karena PGE Ini, hujan dari ini dari atas deras sekali menimpa PGE dulu, terus kebawah kesini gitu," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, Senin (29/11).

Rudy menyebut di area PGE juga terjadi retakan-retakan akibat pergerakan tanah saat hujan besar. Retakan itu membuat pergeseran pipa-pipa milik PGE.

"Ada retakan-retakan, jadi bergeser (pipa gas milik PGE) karena hujan besar. Hujan besar di atas dari (kawasan) perhutani, hutan, menuju ke PGE. PGE itu hanya bergeser pipanya. Saya ada fotonya," sebutnya.

Pascabanjir bandang menerjang, kawasan Sukawening dan Karang Tengah ditetapkan sebagai masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari, mulai Minggu (28/11).

"Sebetulnya yang utama mengecek korban jiwa, dan Alhamdulillah tidak ada. Jadi setelahnya adalah air, kebutuhan hidup mereka (masyarakat), ketiga infrastruktur, lalu yang lainnya. Jadi sekarang kita fokus ke air dulu," jelasnya.

Data saat ini, banjir bandang membuat dua rumah terbawa hanyut dan dua lainnya mengalami rusak berat. Untuk rumah yang hanyut, pihaknya akan memberikan bantuan kepada warga sebesar Rp50 juta.

"Untuk yang rusak berat, akan dilakukan dulu assessment. Kalau yang rumahnya terdampak lumpur, kita akan akan berikan bantuan uang Rp1 juta untuk membersihkan ruma," katanya.

Selain rumah, pihak pemkab sedang menghitung area sawah warga yang terdampak mencapai 42 hektare.

"Mungkin sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta per hektare," tutup Bupati. [lia]

Baca juga:
Polda Jabar Buka Kemungkinan Penyelidikan Penyebab Banjir Bandang di Garut
Cerita Warga Garut saat Banjir Bandang Menerjang
Bupati Nilai Banjir Bandang Garut Karena Hujan Deras, Bukan Alih Fungsi Lahan
Wagub Jabar Duga Banjir Bandang di Garut Karena Alih Fungsi Lahan
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Garut, Wagub Jabar Tetapkan Status Tanggap Darurat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini