Dalam 9 bulan Polresta Samarinda tangani 1.643 kasus, anak jadi tersangka disorot
Merdeka.com - Tindak pidana di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terus meningkat. Dalam 9 bulan, Januari-September 2017, tercatat 1.643 kasus ditangani Polresta Samarinda. Kasus narkoba, jadi urutan pertama sebanyak 448 kasus.
Di urutan kedua, kasus curanmor sebanyak 314 kasus, disusul di urutan ke tiga penggelapan 225 kasus, posisi ke empat penganiayaan dengan pemberatan 205 kasus serta urutan ke lima pencurian dengan pemberatan 185 kasus.
"Narkoba, urutan pertama. Banyak hal yang mempengaruhi, di antaranya Samarinda ini ibu kota provinsi, dan wilayahnya luas. Di samping itu, pusat keramaian di Samarinda," kata Kasubid Penmas Polda Kalimantan Timur AKBP Yustiadi Gaib di ruang serbaguna Polresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Senin (9/10).
Dia menerangkan, terbaru, kasus penganiayaan yang mengakibatkan korbannya tewas, dan menjadikan satu anak di bawah umur di Samarinda jadi tersangka, jadi perhatian Polda Kalimantan Timur.
"Polda beri atensi soal ini. Karena pelakunya di bawah umur. Secara umum, meski anggaran defisit dan pengurangan anggaran, penanganan kasus jalan terus," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Wakasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Ida Bagus Kadek menjelaskan, perkembangan terbaru, salah satu tersangka, An (15), kini dititipkan di Balai Pemasyarakatan Samarinda.
"Karena yang bersangkutan ini, An, di bawah umur. Perannya, membonceng pelaku utama penganiayaan yang mengakibatkan nyawa orang lain meninggal dunia," sebut Kadek.
"Jadi, kita lakukan diversi, penyelesaian perkara di luar pengadilan, mengacu Undang-undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak," terangnya.
Diketahui, Husin Kadrie (44), warga Jalan RE Martadinata, Teluk Lerong Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur, tewas dengan luka di kepala, usai dihantam batu. Pelaku penganiayaan Iw (17) dan rekannya An (15), kini meringkuk di penjara.
Keterangan diperoleh, Iw dan An, ditangkap 3 Oktober 2016 lalu, sekira pukul 01.00 WITA. Peristiwa berdarah itu, terjadi Senin (2/10) malam sekira pukul 22.00 Wita. Saat itu, pelaku Iw terlibat selisih paham dengan Ab (16), anaknya Husin. Ab dan Iw pun berkelahi. Nahas, Husin yang datang melerai, malah jadi korban tewas usai dihantam batu oleh Iw. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya