Dalam 3 hari, diameter lubang misterius di Sukabumi terus bertambah

Selasa, 11 September 2018 13:27 Reporter : Lia Harahap
Dalam 3 hari, diameter lubang misterius di Sukabumi terus bertambah ilustrasi lubang hitam supermasif. © dailymail.co.uk

Merdeka.com - Diameter lubang misterius yang ditemukan di tengah sawah warga di Kampung Legoknyenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus meluas. Awalnya hanya enam meter, sekarang jadi tujuh meter.

"Kami khawatir lubang yang berada di tengah sawah di RT 05 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit terus melebar hingga ke perkampungan warga karena jarak lubang ke permukiman dekat hanya sekitar 20 meter," kata salah seorang warga sekitar, Yogi Prayoga di Sukabumi. Demikian dikutip Antara, Selasa (11/9).

Ia menduga, diameter lubang tersebut meluas pada saat subuh atau malam hari. Padahal kondisi cuaca tidak turun hujan sama sekali. Bahkan, garis polisi yang dipasang Polres Sukabumi Kota di lokasi ditemukan ada yang rusak padahal warga sekitar sudah melakukan penjagaan.

Hingga saat ini, masih banyak warga yang datang untuk melihat kondisi lubang itu. Padahal, mereka sudah diingatkan agar tidak mendekat karena tanahnya masih labil dan terasa getaran yang tidak menutup kemungkinan akan ambles lagi.

Saat ini kedalaman lubang tersebut masih tetap sekitar enam meter.

Terpisah, Camat Kadudampit, Jenal Abidin, mengatakan pihaknya sudah dihubungi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mencari tahu sebab tanah amblas.

"Tim PVMBG sudah masuk ke Sukabumi dan rencananya akan langsung melakukan pemeriksaan," tambahnya.

Seperti diketahui, lubang misterius berdiameter sekitar enam meter yang berada di Kampung Legoknyenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tiba-tiba muncul di tengah-tengah sawah milik warga. Lubang tersebut baru diketahui warga Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit pada Kamis (6/9). [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penemuan Aneh
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini