Curi perhiasan, pembantu culik anak majikan lalu minta pulsa
Merdeka.com - Perbuatan Siti Khadijah (21) benar-benar kelewatan. Bukan hanya mencuri perhiasan, dia juga nekat menculik anak majikannya.
"Kita menangkap pelaku (Siti Khadijah) di warung tepi Jalan Lintas Sumatera di Pangkalan Brandan, Langkat, Senin (2/5)," kata Kapolsek Deli Tua Kompol Wira Prayatna, Selasa (23/5).
Siti Khadijah baru dua minggu bekerja di rumah majikannya di Medan Tuntungan, Kota Medan. Minggu (21/5) sekitar 10.30 WIB, sang majikan, Erliasna (36), pergi berbelanja ke pasar. Dia meninggalkan putranya, Syawal Ahmad (2), bersama sang pembantu.
Selesai berbelanja, Erliasna pulang ke rumah. Namun dia tidak mendapati putranya. Siti Khadijah juga tak ada. Saat ditelepon, ponselnya tidak lagi aktif. "Besoknya, pelaku menelepon ibu korban meminta untuk diisikan pulsa Rp 100 ribu," ucap Wira.
Erliasna meminta agar Siti Khadijah membawa Syawal kembali ke rumah. Namun perempuan itu menolak. Setelah dicek, Erliasna mengetahui perhiasannya hilang. Dia pun melaporkan penculikan dan pencurian itu ke Polsek Deli Tua.
Tim khusus kemudian dibentuk Polsek Deli Tua untuk melakukan penyelidikan. Keberadaan Siti Khadijah pun diketahui di sekitar Pangkalan Brandan, Langkat.
Petugas akhirnya mendapati Siti Khadijah di sebuah warung di pinggir Jalan Lintas Sumatera. Dia duduk di sana sambil menggendong Syawal. "Kita langsung menangkap pelaku. Korban berhasil kita amankan dalam keadaan sehat dan kini sudah bersama orang tuanya," terang Wira.
Dari tangan Siti Khadijah, polisi menyita barang bukti perhiasan milik korban berupa 17 bentuk gelang, 2 bentuk kalung, sebentuk cincin, sepasang anting dan satu mainan kalung. Selain itu disita pula HP milik pelaku. "Kasusnya masih kita dalami," sebut Wira. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya