Curhatan Fera Oktaria Saat Masih Pacaran dengan Anggota TNI Prada DP
Merdeka.com - Warga Musi Banyuasin dihebohkan dengan ditemukannya mayat di tempat penginapan daerah setempat. Saat ditemukan korban disembunyikan di dalam kasur. Kondisi korban tanpa busana dan sangat mengenaskan. Tubuhnya terpotong-potong dan sudah membusuk.
Setelah diidentifikasi, korban ternyata seorang pegawai minimarket bernama Fera Oktaria. Dia diduga menjadi korban mutilasi. Dugaan sementara, pelaku mutilasi itu adalah mantan pacarnya, seorang anggota TNI Prada DP. Berikut fakta tentang kasus mutilasi Fera Oktaria:
Sempat Menginap Dengan Pria di Hotel
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelum ditemukan tewas, Fera Oktaria diketahui menginap bersama seorang pria di penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Korban masuk ke hotel itu dengan seorang pria yang terdata (tanpa dilengkapi KTP) berinisial DN pada Selasa (7/5) malam. Mereka menghuni kamar 06 sambil membawa satu koper warna hitam.
Esok paginya, pria tersebut keluar kamar. Dia terlihat menelpon seseorang tentang harga sewa speedboat. Sore harinya atau pukul 17.00 WIB, DN kembali ke penginapan dengan membawa satu koper lagi dari luar. Hanya saja, kapan DN meninggalkan penginapan belum diketahui.
Keluarga Duga Fera Dimutilasi Mantan Pacar
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHingga saat ini, polisi masih menelusuri pembunuh pegawai minimarket, Fera. Namun keluarga menduga, korban dimutilasi oleh mantan pacarnya.
Dugaan itu muncul karena korban pernah bercerita sering diancam mantan pacarnya. Bahkan, korban enggan bertemu lagi dengannya karena merasa takut.
"Tapi kami tidak tahu diancam seperti apa, cuma bilang sering diancam saja," kata kakak kandung korban, Putra (30).
Pernah Curhat Dianiaya Pacar yang Anggota TNI
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comCerita mengejutkan datang dari ibu dan teman-teman korban. Kepada ibunya, Fera pernah bercerita kalau dia mempunyai pacar yang pencemburu dan sering memukul.
Hal itu juga diungkap teman korban, Mia (21). Menurut Mia sekitar dua pekan lalu, Fera mengeluhkan kondisinya. Korban mengaku tidak ingin melanjutkan lagi hubungan dengan kekasihnya yang merupakan anggota TNI di Sumsel. Sebab Fera sering dipukul dan disiksa oleh pacarnya itu.
Selain Mia, Salta (21), salah satu teman korban mengungkapkan Fera pernah bercerita kalau kekasih dipacarinya selama empat tahun itu sering memukul bahkan pernah membenturkan kepala korban ke tembok hingga terluka.
"Beberapa kali bertemu, dia memang sering cerita kalau ingin mengakhiri hubungan dengan kekasihnya. Karena sudah tidak tahan disiksa terus," katanya.
Fera Sempat Mau Dibakar Pelaku
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPolisi masih menelusuri kasus pembunuhan Fera di dalam kamar penginapan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan beberapa barang bukti, seperti 2 unit koper hitam berukuran sedang, pakaian korban, minyak tanah, obat nyamuk dan korek api.
Dari hasil penyelidikan, diduga pelaku mutilasi ini menggunakan modus khusus untuk menghilangkan jejak pembunuhannya. Diduga pelaku ingin membakar jasad korban menggunakan obat nyamuk, korek api dan minyak tanah yang sudah disiapkan.
Pelaku sudah menyusun waktu pembakaran, dengan menghidupkan obat nyamuk yang lama-kelamaan akan menyambar ke minyak tanah yang berada di dekat jasad korban.
"Sudah dirancang dengan timer, sehingga saat kamar ditinggalkan, korban akan terbakar dengan sendirinya. Tapi obat nyamuknya akhirnya mati, jadi tidak sempat terbakar," ujar Direktur Direskrimum Polda Sumsel Kombes Yustan Alviani.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya