Coba kelabui pecandu, Arifin coba jual sabu palsu dari gula batu
Merdeka.com - Ulah Arifin (44 tahun), warga Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, malah mengantarnya ke balik jeruji besi. Dia mencoba mengelabui para pecandu narkoba dengan menjual sabu diraciknya dari gula batu.
Tidak tanggung-tanggung, harga dia tawarkan sebesar Rp 50 juta. Gerak-gerak Arifin dicurigai polisi sehingga berhasil ditangkap di KM 12 Palembang, Minggu (17/5) sore. Tetapi, dia ditahan bukan karena sabu palsu itu, tapi lantaran memiliki senjata api rakitan disertai empat butir amunisi.
Kepada petugas, Arifin mengakui senjata miliknya itu dibeli dari seseorang seharga Rp 1,5 juta. Senjata itu dipakai saat bekerja sebagai penjaga malam.
"Cuma buat jaga-jaga saja, tidak pernah berbuat kejahatan," kata Arifin di Mapolda Sumsel, Senin (18/5).
Terkait sabu palsu itu, Arifin mengaku melakukannya karena diajari temannya yang sudah berhasil. Dia membeli gula batu yang memang mirip dengan sabu seberat 0,25 gram. Kemudian, gula batu itu ditumbuk halus dan dibungkus di dalam kantong plastik kecil. Secara kasat mata, gula batu itu sangat menyerupai sabu.
"Begitu ditawarkan, ada yang mau beli. Harganya lima puluh juta. Saya bilangnya memang sabu asli, baru pertama kali mencobanya tapi keburu ditangkap," ujar Arifin.
Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumatera Selatan, AKBP Syahril Musa mengatakan, tersangka ditangkap dari laporan warga. Setelah diselidiki, tersangka memang akan bertransaksi sabu di sebuah tempat. Saat itu, polisi menggerebeknya. Begitu ditangkap, tersangka membuang barang bukti di pinggir jalan. Mengetahui hal itu, polisi mengambilnya.
"Namun, begitu diperiksa ternyata sabu itu palsu. Tak lain adalah gula batu yang diracik menjadi sabu," kata Syahril.
"Tersangka kita limpahkan ke Ditreskrimum karena kedapatan membawa senpi saat ditangkap," tutup Syahril. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya