Cerita tragis siswi SMP digilir 13 pemuda termasuk sopir angkot
Merdeka.com - Nasib tragis dialami Ti, perempuan usia 12 tahun warga Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur. Siswi SMP tersebut digilir 13 pemuda termasuk sopir angkot. Kejadian bermula di tanggal 2 Januari 2017. Saat itu korban dijemput sopir angkot berinisial Ry, yang juga kenalan orang tuanya.
Tidak ada penumpang lain dalam angkot saat itu. Dalam perjalanan, korban dibawa ke kawasan sepi sekitar Stadion Utama Kalimantan Timur. Di sana korban 'ditindih' pelaku.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menuturkan, usai memperkosa pelaku tidak memulangkan korban. Melainkan membawa ke rumah temannya yang masih berada di sekitar kawasan Samarinda Seberang.
"Setelah itu, korban sempat diantar pulang. Keesokan harinya, jam 8 pagi, korban kembali dijemput oleh sopir angkot itu (Ry) menggunakan angkot," tutur Sudarsono, Selasa (14/3).
Di hari kedua, korban dibawa keliling mencari penumpang sampai jam lima sore. Hingga sepekan korban tidak dipulangkan. Selama dibawa Ry, korban kembali diperkosa dua pria yang juga teman-teman pelaku.
"Hingga dalam pencarian orang tuanya, korban berhasil ditemukan di suatu tempat di Samarinda Seberang. Korban pun menceritakan peristiwa itu, dan orang tuanya melaporkan ke Polresta Samarinda hari ini (Selasa)," terang Sudarsono.
Polisi menetapkan lima orang sebagai pelaku, tidak menutup kemungkinan jumlah itu bertambah seiring hasil pemeriksaan yang dilakukan Kepolisian.
Ayah korban, Aji Rusliansyah menceritakan saat dirinya bersama sang istri mencari buah hati. Saat ditemukan, korban dalam kondisi lusuh, pakaian robek dan di pakaiannya ditemukan banyak darah yang mengering. Aji menduga saat itu anaknya jadi korban perkosaan.
"Malam hari anak saya pulang dari tempat temannya. Ada sopir angkot yang akhirnya saya ketahui namanya Ateng, kalau ibunya pindah ke Tenggarong, dan menawarkan angkot untuk ke Tenggarong. Namanya anak usia segitu, ikut saja," kata Aji, saat ditemui Rabu (15/3).
Namun Ateng diduga membawa korban ke simpang tiga kantor Kecamatan Samarinda Seberang. Di simpang tiga itu, telah menunggu sopir angkot lain, yang belakangan diketahui bernama Roy (Ry). (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya