Cerita surat menyurat Mohammad Hatta dengan sang putri saat belajar di Australia
Merdeka.com - Gemala Rabi'ah Hatta, putri kedua Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Mohammad Hatta dan Rachmi Hatta, merupakan salah satu ahli rekam medis paling awal di Indonesia. Dia menuntut ilmu di University Of Sydney, Australia.
Menuntut ilmu di negeri yang jauh tak membuat Gemala putus komunikasi dengan sang ayah, Hatta. Keduanya kerap berkomunikasi lewat surat menyurat. Berdasarkan salah satu surat yang dituliskan Hatta untuk putrinya itu, tampak terlihat kedekatan anak dan ayahnya.
"Gemala yang manis, Bagaimana keadaan Gemala sekarang, hingga mana studi Gemala, yang pokok sudah dilaksanakan?" tulis Hatta dalam suratnya 24 Juni 1974, dikutip merdeka.com, Jumat (16/11).

Gemala Hatta ©2018 Merdeka.com/Jayanti
Di bagian surat itu, Hatta menyinggung rumah makan padang. Dia takjub bahwa di Sydney juga terdapat rumah makan Padang.
"Ayah tidak mengira di Sydney juga ada restoran Padang. Menurut Eddie malahan ada 3. Mungkin hanya di bulan yang belum ada restoran Padang," tulisnya.
Layaknya orangtua, Hatta menutup surat itu dengan pesan bahwa Gemala harus belajar dengan baik di Australia agar impiannya bisa tercapai.
"Pesan ayah hanya satu, yaitu rajin-rajinlah belajar supaya tujuan Gemala ke Australia berhasil dengan baik. Kami seisi rumah gembira membaca Gemala dalam waktu yang sangat singkat sudah keliling kemana-mana di Australia dan sudah mendapat banyak teman-teman. Mudah-mudahan Gemala dalam keadaan baik-baik saja. Peluk dan cium dari ayah," tutup kalimat di surat itu.

Gemala Hatta ©2018 Merdeka.com/Jayanti
Di surat lainnya yang ditulis untuk Gemala pada 11 Juni 1975, Hatta kembali mengingatkan agar Gemala semangat berjuang untuk menyelesaikan pendidikannya dengan baik.
"Hal-hal lain tidak ada yang penting. Sekian dulu. Mudah-mudahan Gemala keras saja belajar beserta praktiknya. Salam kami semuanya. Peluk cium dari ayah," tulis Hatta di akhir surat.
Begitulah isi surat Hatta kepada Gemala yang tengah menempuh studi dengan memperoleh beasiswa di School of Medical Record Administration (MRA) Sydney, Australia. University of Sydney sendiri berfokus pada pembelajaran Sains, dimana pada tahun 1881 menjadi universitas pertama di dunia yang menerima anak didik perempuan.

Gemala Hatta ©2018 Merdeka.com/Jayanti
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya