Cerita Jokowi dipuji kepala negara sahabat soal toleransi di Indonesia

Sabtu, 10 Februari 2018 20:17 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jokowi silaturahmi dengan para pemuka agama. ©2018 Merdeka.com/Renald Ghiffari

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menggelar silaturahmi dengan para pemuka agama di Istana Bogor, sore ini. Di depan pemuka agama, Jokowi bercerita soal pujian dari kepala negara sahabat soal toleransi dan kebersamaan bangsa Indonesia meski masyarakatnya majemuk.

"Setiap saya bertemu dengan kepala negara kepala pemerintahan baik itu raja presiden maupun perdana menteri dari negara-negara sahabat, saya merasa bangga. Dan saya kira kita semuanya merasa bangga bahwa beliau-beliau selalu menyanjung, selalu menyanjung Indoensia," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/2).

Jokowi mengaku menjawab sanjungan dari para kepala negara itu dengan menyebut toleransi dan kebersamaan itu terbangun karena para pemuka agama. Karena para pemuka agama mengajarkan nilai toleransi dan persatuan kepada umatnya.

"Dan saya selalu menjawab apa yang disampaikan oleh beliau-beliau tersebut ya karena indonesia memiliki pemuka-pemuka agama yang mengajarkan toleransi dan persatuan," ujar Jokowi.

Selain itu, kata Jokowi, toleransi dan persatuan tercipta karena para pemuka agama juga selalu mengedepankan dialog dalam menyelesaikan masalah. Hal ini membuat Indonesia menjadi rumah bersama bagi rakyat yang majemuk.

Jokowi melanjutkan, peran para pemuka agama sangat penting untuk memberikan contoh soal bagaimana cara berinteraksi dengan toleransi.

Untuk itu, Pemerintah dan pemuka agama harus berkerjasama untuk mendidik dan meningkatkan rasa saling menghargai dan menghormati antar umat, suku, etnis dan semua golongan.

"Peran kita semuanya untuk terus menerus memberikan contoh, dan teladan-teladan yang baik. Teladan untuk berinteraksi dengan pemeluk agama yang lain dengan penuh empati dan saling menghormati saling menghargai," tegasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berpesan agar pemuka agama terus mengingatkan kepada masyarakat agar selalu bersyukur atas nikmat perdamaian, persaudaraan, kerukunan, dan persatuan.

"Jangan sampai kita lupa tentang anugrah dari Tuhan mengenai ini. Jangan sampai kita lupa nikmatnya perdamaian dan kerukunan karena selama ini kita selalu rukun," tandasnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Presiden Jokowi
  2. Joko Widodo
  3. Bogor
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini