Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

Sidang kasus gratifikasi dan pemerasan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkap fakta baru. Putra SYL, Kemal Redindo alias Dindo mengaku terbiasa menggunakan fasilitas yang diberikan Kementan.


Salah satunya Dindo mengakui soal fasilitas tiket pesawat kelas bisnis Makassar-Jakarta dari Kementan.

Dindo mengaku bahwa tiket pesawat rute Makassar-Jakarta maupun sebaliknya selalu ditanggung alias dibayari Kementan. Hakim pun menyentil kebiasaan tersebut.


Dia menceritakan awal mula pembayaran tiket itu ditanggung Kementan. Bermula saat Biro Umum memintanya melapor jika ingin pulang ke Jakarta atau kembali ke Makassar.

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

"Itu saudara untuk pemblian tiket pesawat itu apakah benar saudara meminta ke Rizki?" tanya hakim dalam sidang di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

"Jadi izin menjelaskan Yang Mulia, jadi awal-awal pada saat Pak Menteri itu menjadi menteri itu kami kebiasaan untuk beli sendiri, sehingga ada waktunya dari Biro Umum itu memberitahukan kepada kami bahwa kalau ada yang mau berangkat silakan lapor aja ke kami. Jadi itu yang menjadi kebiasaan kami untuk meminta Yang Mulia, seperti itu. Jadi sama dengan penempatan juga itu, penempatannya kami biasanya di kursi bukan bisnis, tiba-tiba dikasih ke bisnis, jadi kita juga cuma ikut aja Yang Mulia, izin," jawab Dindo.



Dindo berdalih lupa pejabat Biro Umum yang menawarinya pembelian tiket tersebut.

Menurutnya, penawaran pembayaran itu disampaikan oleh Biro Umum bukan melalui mantan ajudan SYL, Panji Hartanto.

"Tadi saudara menjelaskan awalnya saudara membeli sendiri, tiket-tiket untuk perjalanan saudara ke Jakarta ya, tiba-tiba saudara ditawari oleh siapa yang menawari saudara?" tanya hakim.


"Dari biro umum, Yang Mulia," jawab Dindo.

Dindo mengatakan awalnya dirinya membeli tiket pesawat secara mandiri. Namun, permintaan dan penawaran agar melapor ke Biro Umum sehingga dibelikan tiket akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.


"Jadi saudara yang menawarkan diri untuk membeli atau menelfon seperti Rizki tadi atau mereka yang menawarkan kepada saudara?" tanya hakim.

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

"Ya awalnya mereka yang menawarkan, menjadi kebiasaan, jadi kami kalau setiap mau berangkat harus melapor ke mereka, gitu," jawab Dindo.

"Oh gitu jadi artinya kebiasaan?" tanya hakim.


"Iya," jawab Dindo.

Hakim menyebut kebiasaan pembayaran tiket pesawat oleh Kementan untuk Dindo sebagai kebiasaan yang buruk. Hakim menyentil Dindo aji mumpung merasakan tiket pesawat gratis tersebut.


"Tahu ndak saudara kebiasaan itu kebiasaan yang buruk?" tanya hakim.

"Iya setelah ini kami tahu," jawab Dindo.


"Kenapa saya bilang buruk, karena ndak mungkin diambil dari uang pribadi mereka, pasti diambil dari uang kementerian, uang kementerian itu kan uang negara," kata hakim.

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

"Siap," jawab Dindo.

"Itu maksudnya," kata hakim.

"Iya," jawab Dindo.

"Jadi saudara merasa apa, aji mumpung begitu?" tanya hakim.


"Saya ndak tahu..," jawab Dindo.

"Ditawari begini, walaupun saudara mengatakan bahwa ini tidak benar, karena saudara master hukum," timpal hakim.


"Karena kami juga menerima saja," kata Dindo.

Cerita Awal Mula Anak SYL Terbiasa Nikmati Fasilitas Tiket Pesawat Kelas Bisnis dari Kementan

Pesawat yang biasa dipesankan Kementan untuk penerbangannya adalah dari Maskapai Garuda kelas bisnis. Hal itu menjadi kebiasaan sejak tahun 2020.

"Kebiasaan, kebiasaan. Baik itu satu poin ya, masalah tiket itu saudara sudah akui ya, datang dan begitu juga berangkat. Dilayani di kelas bisnis lagi," kata hakim.


"Iya," jawab Dindo.

"Itu biasanya di pesawat apa? Lion? Garuda?" tanya hakim.


"Garuda biasanya kalau dibeliin," jawab Dindo.

"Garuda ya, tanggung kalau Lion. Sekalian aja Garuda, kan gitu. Itu sejak tahun berapa itu?" tanya hakim.


SYL sendiri didakwa pemerasan dan menerima gratifikasi senilai Rp44,5 miliar.

'Jurus Ngeles' Anak SYL Dicecar Hakim soal Sunatan & Tiket Pesawat Kelas Bisnis Dibayari Kementan
'Jurus Ngeles' Anak SYL Dicecar Hakim soal Sunatan & Tiket Pesawat Kelas Bisnis Dibayari Kementan

Anak kandung SYL menjadi saksi di persidangan perkara Gratifikasi dan Korupsi senilai Rp44,5 miliar

Baca Selengkapnya
Kisah Anak Nelayan Bangun Kerajaan Bisnis dari Nol, Jualan Cacing sejak SMP Kini Punya Banyak Toko Besi hingga Kapal Laut
Kisah Anak Nelayan Bangun Kerajaan Bisnis dari Nol, Jualan Cacing sejak SMP Kini Punya Banyak Toko Besi hingga Kapal Laut

Ia dididik jadi seorang pekerja keras oleh kedua orang tuanya

Baca Selengkapnya
Rencana Pemerintah Pungut Iuran Tiket Pesawat Tuai Polemik, Begini Penjelasan Anak Buah Luhut
Rencana Pemerintah Pungut Iuran Tiket Pesawat Tuai Polemik, Begini Penjelasan Anak Buah Luhut

Terkait rencana pengenaan iuran melalui tiket pesawat, saat ini masih dalam tahap kajian awal.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Cerita Ayah Kandung Pegi Setiawan Sejak Lulus SMP Sudah Kerja Jadi Tukang Bangunan buat Bantu Biaya Sekolah Adik
Cerita Ayah Kandung Pegi Setiawan Sejak Lulus SMP Sudah Kerja Jadi Tukang Bangunan buat Bantu Biaya Sekolah Adik

Berikut cerita ayah kandung Pegi Setiawan tentang anaknya.

Baca Selengkapnya
Kala Tingkah Laku Anak SYL Bikin Kelimpungan Pejabat Kementan Patungan Rp111 Juta Buat Bayar Aksesoris Mobil
Kala Tingkah Laku Anak SYL Bikin Kelimpungan Pejabat Kementan Patungan Rp111 Juta Buat Bayar Aksesoris Mobil

Permintaan tersebut disampaikan langsung anak SYL kepada pejabat Kementan saat ayahnya sedang meninjau perkebunan di Makassar.

Baca Selengkapnya
Sederet Bantahan SYL Mulai dari Pelesiran ke Luar Negeri hingga Bagi-Bagi Sembako Hasil Peras Anak Buah
Sederet Bantahan SYL Mulai dari Pelesiran ke Luar Negeri hingga Bagi-Bagi Sembako Hasil Peras Anak Buah

Pemerasan anak buah itu sebelumnya terungkap dalam persidangan, di mana ada arahan dari SYL melalui staf khususnya menggelontorkan dana hampir Rp2 miliar.

Baca Selengkapnya
Kerasnya Hidup, Cerita Pria Ini dari Jualan di Pinggir jalan dan Kini Sukses Menjadi Seorang PNS
Kerasnya Hidup, Cerita Pria Ini dari Jualan di Pinggir jalan dan Kini Sukses Menjadi Seorang PNS

Kisah perjalanan pria meraih kesuksesan di perantauan.

Baca Selengkapnya
SYL Perintahkan Anak Buah Penuhi Kebutuhan Pribadi, Ahil Sebut Bawahan Harus Berani Tolak Atasan yang Tak Sesuai
SYL Perintahkan Anak Buah Penuhi Kebutuhan Pribadi, Ahil Sebut Bawahan Harus Berani Tolak Atasan yang Tak Sesuai

Malah semestinya penolakan merupakan suatu keharusan bagi seorang bawahan.

Baca Selengkapnya
Momen Haru Seorang Ayah Naik Pesawat yang Dipiloti Anaknya Sendiri, Ternyata Ada Kisah Mengharukan di Baliknya
Momen Haru Seorang Ayah Naik Pesawat yang Dipiloti Anaknya Sendiri, Ternyata Ada Kisah Mengharukan di Baliknya

Bikin terharu, momen seorang ayah naik pesawat dengan pilot anaknya sendiri. Berikut informasinya.

Baca Selengkapnya