Cegah Tawuran di Manggarai, Polisi Buat Pos Gabungan
Merdeka.com - Pihak kepolisian terus berupaya menghilangkan tradisi aksi tawuran di kawasan Manggarai, yang melibatkan warga. Sebab, kerap kali tawuran terjadi hanya karena masalah sepele.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, pihaknya tengah mencari akar permasalahan tersebut. Polisi pun melibatkan tokoh masyarakat.
"Arahan dari bapak Kapolres (Kombes Pol Bastoni Purnama), sejak semalam tim kami dari reskrim Polres maupun Polsek dan juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kita mencari tahu akar permasalahan dan juga penyebab terjadinya tawuran semalam," katanya di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (30/10).
Dalam hal ini, Andi mengungkapkan, tak menutup kemungkinan akan membuat pos gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Selatan yang tempatnya berada di perbatasan dua wilayah tersebut.
"Nanti kita ajak seluruhnya, dari Kamtibnas, Polres, Polsek, TNI dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga," ujarnya.
Terkait tawuran yang terjadi pada Selasa (29/10) kemarin, seorang anggota Polri mengalami luka bacok. Andi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi. Ia menduga, pelaku pembacokan anggota Polri itu berjumlah lebih dari satu orang.
"Ada yang melihat, ada tiga orang (saksi) pas kejadian," jelasnya.
"Bisa beberapa orang (pelaku pembacokan). Namun untuk sementara belum (penetapan tersangka). Nanti kita akan mengidentifikasi para pelakunya, baik yang melakukan perusakan, membawa senjata tajam, dan juga pihak-pihak yang menjadi korban atas tawuran tadi malam," tambah Andi.
Terkait rekaman CCTV, Andi mengaku masih mencarinya. "Ya, kita juga mencari beberapa hasil rekaman dan CCTV di sekitaran TKP," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya