Bupati Pidie tolak Camry, pilih mobil dinas seperti angkot
Merdeka.com - Bupati Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Roni Ahmad menolak menggunakan mobil mewah jenis Toyota Camry peninggalan bupati sebelumnya. Dia meminta mobil dinas yang memiliki banyak tempat duduk.
Abusyik sapaan akrap Roni Ahmad menjelaskan, mobil yang hendak dipilih seperti angkutan umum L300 atau sejenisnya. Ini untuk menyesuaikan dengan mobil angkutan yang selama ini dipergunakan oleh masyarakat umum.
"Bupati rakyat, jadi apa yang masyarakat naik itu yang saya pakai," kata Abusyik beberapa waktu lalu.
Dia memilih mobil minibus karena harga murah dan ekonomis. Alasan lain, mobil minibus bisa mengangkut penumpang berjumlah 16 orang, sehingga dianggap lebih efektif dan efisien.
"Minibus ini memudahkan, misalnya ke Banda Aceh, kemudian ada warga menunggu di pinggir jalan, ya kita naikkan saja sekalian jalan," ujar Abusyik.
Selama ini Abusyik masih menggunakan mobil pribadinya merek Toyota Fortune untuk berdinas. Sedangkan Toyota Camry peninggal Bupati lama, Sarjani digunakan oleh Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud.
Untuk rencana pengadaan mobil dinas Bupati yang memiliki banyak tempat duduk, sudah diusulkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Amiruddin. Saat ini mobil yang diinginkan oleh Bupati Pidie belum dibeli, karena belum adanya plot anggaran untuk kebutuhan tersebut. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya