KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Bosscha: Peluang lihat hilal hari ini kecil

Kamis, 19 Juli 2012 18:06 Reporter : Andrian Salam Wiyono
tablig puasa. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Peneliti Observatorium Bosscha sekaligus Dosen Astronomi ITB, Hakim Lutfi Malasan mengatakan kemungkin terlihat hilal pada hari ini sangat kecil. Sebab, bulan keberadaannya sangat rendah yakni 0,2 derajat di atas ufuk.

Sedangkan untuk melihat hilal dengan rukyatul hilal harus di atas atas 4 derajat di atas ufuk.

"Singkat saja bahwa kami punya peluang sangat tipis (melihat hilal). Pengamatan kami bahwa bulan itu tingginya sangat rendah di bawah dua derajat," kata Hakim di Observatorium Bosscha, Jalan Teropong Bintang, Lembang, Kamis (19/7).

Hakim menjelaskan, jika di bawah satu derajat maka sabitnya kalah oleh kilauan matahari, sehingga bulan akan tertutup glare (sinar bias sisa matahari).

Dengan posisi hilal hanya 0,2 derajat, maka peluang untuk mengamati bulan atau hilal akan sangat sulit. "Kalau besok peluangnya besar, posisi bulan 12 derajat di atas ufuk," ujar dia.

Pengamatan secara langsung dilakukan Bosscha pada pukul 17.00 WIB. Bosscha menyediakan dua teropong diameter 6-12 cm. Teropong kecil itu dilengkapi kamera web yang langsung dikoneksi ke komputer dan berkoordinasi dengan Kemenkominfo di Jakarta.

"Nantinya akan realtime dan disebarluaskan ke masyarakat melalui Kemenkominfo," kata Hakim.

Hasil amatan Bosscha akan menjadi masukan penting bagi sidang isbat Kementerian Agama sebagai otoritas untuk menentukan awal puasa apakah Jumat 20 Juli atau Sabtu 21 Juli 2012. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Ramadan 2012
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.