Bos BGN: 4.711 Kasus Kejadian Luar Biasa Akibat MBG Dalam 9 Bulan Beroperasi

Badan membagi KLB ke dalam tiga klaster yaitu wilayah 1 dengan total 7 kasus, jumlah korban 1.281 orang.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Bos BGN: 4.711 Kasus Kejadian Luar Biasa Akibat MBG Dalam 9 Bulan Beroperasi
Bos BGN: 4.711 Kasus Kejadian Luar Biasa Akibat MBG Dalam 9 Bulan Beroperasi (Merdeka.com)

Program makan bergizi gratis (MBG) telah berjalan sembilan bulan, sejak dimulai pada awal Januari 2025. Menurut Kepala BGN, Dadan Hindayana, perjalanan sembilan bulan penuh dinamika, termasuk berbagai kejadian luar biasa (KLB) di seluruh wilayah Indonesia.

Dadan mencatat, total ada 4.711 orang yang masuk dalam kategori KLB dari program MBG hingga 22 September 2025. Termasuk, serangkaian insiden keracunan yang menimpa sejumlah pelajar di berbagai sekolah.

Dadan membagi KLB ke dalam tiga klaster yaitu wilayah 1 dengan total 7 kasus, jumlah korban 1.281 orang. Wilayah 2 dengan total 27 kasus, jumlah korban 2.606 orang dan wilayah 3 total 11 kasus, jumlah korban 824 orang.

18 Februari 2025: SPPG Empat Lawang tebing tinggi Tanjung Kupang Sumsel. Jumlah korban 8 orang.

5 Mei 2025: SPPG Pali tolong ubi Handayani mulia Sumsel. Jumlah korban 172 orang.

22 Agustus 2025: SPPG Indragiri Hilir Tembilahan, Riau. 28 orang korban.

26 Agustus 2025: SPPG Tulungpasik Mataram Baru Lampung. Jumlah korban 27 orang.

27 Agustus 2025: SPPG Bengkulu Lebong Sakti Lemu Pit, Bengkulu. Jumlah korban 467 orang.

29 Agustus 2025: SPPG Sukabumi, Lampung. Jumlah korban 503 orang.

2 September 2025: SPPG Menang Raya Pedamanran. Jumlah korban 76 orang.

1. 14 Januari 2025: SPPG Indramayu Sindang Kenanga. Jumlah korban, 6 orang.

2. 16 Januari 2025: SPPG Khusus Kab. Sukohario. Jumlah korban 40 Orang.

3. 19 Februari 2025: SPPG Pandeglang Menes. Jumlah korban 480 orang.

4. 14 April 2025: SPPG YAYASAN AL IBRIZ, Kab. Batang. Jumlah korban 28 Orang.

5. 21 April 2025: SPPG Limbangansari, Cianjur. Jumlah korban 254 Orang

6. 21 April 2025: SPPG khusus Karanganyar. Jumlah korban 9 Orang

7. 23 April 2025: SPPG Sleman 1. Jumlah korban 31 orang

8. 28 April 2025: Sleman Berbah Sendangtirto. Jumlah korban 30 orang.

9. 30 April 2025: SPPG Coblong, Kota Bandung. Jumlah korban 320 Orang

10. 1 Mei 2025: SPPG Manggungjaya, Tasikmalaya. Jumlah korban 38 Orang

11. 6 Mei 2025 SPPG: Tanah Sareal Sukadamai. Jumlah korban 223 Orang

12. 29 Juli 2025 SPPG Cangkringan: Jumlah korban 38 Orang

13. 31 Juli 2025: SPPG Kuningan Cilimus. Jumlah korban 35 Orang

14. 31 juli 2025 SPPG: Kulon Progo Wates. Jumlah korban 305 Orang

15. 6 Agustus 2025: SPPG Sukabumi Cilodong, Jumlah korban 15 Orang

16. 12 Agustus 2025: SPPG Sragen, Gemolong. Jumlah korban 196 orang.

17. 13 Agustus 2025: SPPG Sleman, Mlati. Jumlah korban 157 Orang

18. 14 Agustus 2025: SPPG Karawang, Malajaya. Jumlah korban 82 Orang

19. 22 Agustus 2025: SPPG Indramayu, Gabuswetan. Jumlah korban 2 Orang

20. 26 Agustus 2025: SPPG Sleman, Berbah, Jogotirto. Jumlah korban 137 Orang

21. 29 Agustus 2025: SPPG Kalibata. Jumlah korban 3 Orang

22. 2 September 2025: SPPG Serang. Jumlah korban 6 Orang

23. 8 September 2025: SPPG Khusus Koja, Jakarta. Jumlah korban 14 Orang

24. 9 September 2025: SPPG Pamekasan, Tlakan. Jumlah korban 8 Orang

25. 11 September 2025: SPPG Wonogiri, Wonokarto. Jumlah korban 131 Orang

26. 17 September 2025: SPPG Garut, Kadunggora. Jumlah korban 14 Orang

27. September 2025: SPPG Jatis, Lamongan. Jumlah korban 14 Orang

Wilayah 3, Total 11 kasus:

1. 13 Januari 2025: SPPG Nunukan Selatan. Jumlah korban 90 orang.

2. 24 Januari 2025: SPPG Kec. Ujung Bulu Caile 2. Jumlah korban 4 orang.

3.27 Januari 2025: SPPG Pangkajene, Kepulauan Minasatene. Jumlah korban 7 orang.

4. 23 April 2025: SPPG Bombana Rumbia. Jumlah korban 7 orang.

5. 22 Juli 2025: SPPG Kota Kupang, Kelapa Lima Oesapa Barat. Jumlah korban 140 orang.

6. 23 Juli 2025: SPPF Sumba Barat Daya Kota Tambolaka Rada. Jumlah korban 65 orang.

7. 30 Juli 2025: SPPG Manokwari, Manokwari Barat Padarni I. Jumlah korban 6 orang.

8. 28 Agustus 2025: SPPG Kota Palu Palu Selatan Tatura Utara. Jumlah korban 20 orang.

9. 3 September 2025: SPPG Lombok Tengah, Pringgarata Murbaya. Jumlah korban 9 orang.

10. 17 September 2025: SPPG Sumbawa Empang, Bungaeja 2. Jumlah korban 106 orang.

11. 17 September 2025: SPPG Banggai Kepulauan Tingangkung. Jumlah korban 339 orang.

Rekomendasi