Borneo FC berhasil menunjukkan dominasinya di kancah sepak bola nasional dengan kembali menempati posisi puncak klasemen sementara BRI Super League. Kemenangan tipis 1-0 atas Persis Solo menjadi kunci keberhasilan tim berjuluk Pesut Etam ini dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Hasil ini membuktikan konsistensi performa Borneo FC di musim ini.
Pertandingan yang digelar pada Jumat, 23 Januari 2026, ini menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepak bola Indonesia. Gol tunggal yang dicetak oleh Mariano Peralta menjadi penentu kemenangan krusial bagi Borneo FC, mengamankan tiga poin penting di pekan ke-18. Kemenangan ini secara langsung mengubah peta persaingan di papan atas klasemen.
Dengan raihan tiga poin ini, Borneo FC kini kokoh di peringkat pertama klasemen sementara dengan total 40 poin dari 18 pertandingan yang telah dilakoni. Unggul dua poin dari Persib Bandung di posisi kedua yang baru bermain 17 laga, hasil ini memberikan keunggulan penting. Sementara itu, Persis Solo harus menerima kenyataan pahit dan masih tertahan di zona degradasi, menambah tekanan bagi tim tuan rumah untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Advertisement
Advertisement
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif menyerang, menunjukkan ambisi mereka untuk meraih kemenangan. Meskipun berstatus sebagai tim tamu, Pesut Etam tidak gentar dan langsung melancarkan beberapa serangan berbahaya ke pertahanan Persis Solo. Juan Villa sempat memberikan ancaman awal, namun usahanya belum membuahkan hasil.
Persis Solo sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit, bahkan berhasil menciptakan gol melalui Dusan Mijic. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), sebuah keputusan yang cukup krusial dalam jalannya pertandingan.
Keunggulan Borneo FC akhirnya tercipta pada menit ke-15 melalui aksi Mariano Peralta. Memanfaatkan umpan matang dari Caxambu, Peralta berhasil mengkonversi peluang tersebut menjadi gol yang mengubah skor menjadi 1-0. Gol cepat ini memberikan motivasi tambahan bagi Borneo FC untuk mempertahankan keunggulan mereka.
Advertisement
Setelah gol tersebut, Persis Solo berupaya keras untuk menyamakan kedudukan. Sebuah peluang emas tercipta ketika umpan Miroslav Maricic dapat disambut sundulan Mijic, namun kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tampil sigap dan berhasil menggagalkan upaya tersebut. Pertahanan Borneo FC menunjukkan kekokohan yang luar biasa.
Advertisement
Memasuki babak kedua, Persis Solo tidak menyerah dan terus meningkatkan intensitas serangan mereka untuk mencari gol penyeimbang. Mereka menunjukkan semangat juang yang tinggi, mencoba menembus pertahanan rapat Borneo FC dari berbagai sisi. Tekanan demi tekanan dilancarkan oleh tim tuan rumah.
Salah satu peluang terbaik Persis Solo di babak kedua datang dari tembakan keras Maricic yang mengarah ke gawang Borneo FC. Namun, Nadeo Argawinata kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang. Penampilan Nadeo menjadi salah satu faktor kunci yang menjaga keunggulan timnya.
Borneo FC sendiri tidak hanya bertahan, mereka juga sesekali melancarkan serangan balik cepat yang berbahaya. Juan Villa kembali mendapatkan kesempatan untuk menambah keunggulan, namun tendangannya masih dapat dibendung oleh lini pertahanan Persis Solo yang juga tampil disiplin. Pertandingan berjalan sangat ketat dan menarik.
Advertisement
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Borneo FC tetap bertahan. Kegigihan Persis Solo untuk mencari gol penyeimbang tidak berhasil membuahkan hasil, berkat pertahanan solid dan penampilan cemerlang dari kiper Borneo FC. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras seluruh tim.
Advertisement
Kemenangan ini memiliki dampak signifikan terhadap posisi Borneo FC di klasemen sementara BRI Super League. Dengan 40 poin dari 18 pertandingan, Borneo FC kini memimpin dua poin di atas Persib Bandung yang berada di posisi kedua. Meskipun Persib baru memainkan 17 laga, keunggulan ini memberikan sedikit ruang bernapas bagi Borneo FC.
Posisi puncak klasemen ini tentu menjadi modal berharga bagi Borneo FC untuk menjaga momentum positif mereka di sisa musim. Mereka telah menunjukkan konsistensi yang patut diacungi jempol, menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara musim ini. Perjalanan masih panjang, namun awal yang baik sangat penting.
Di sisi lain, kekalahan ini semakin memperburuk posisi Persis Solo di zona degradasi. Dengan hanya mengumpulkan 10 poin dari 18 pertandingan, mereka tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara. Jarak enam poin dari zona aman menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi oleh tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini.
Advertisement
Persis Solo harus segera menemukan strategi dan performa terbaik mereka untuk bisa keluar dari zona merah. Dengan banyak pertandingan tersisa, peluang untuk bangkit masih ada, namun dibutuhkan kerja keras dan perubahan signifikan. Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu bagi nasib mereka di BRI Super League.
Sumber: AntaraNews