Borneo FC berhasil meraih kemenangan penting atas tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan sengit ini berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan Pesut Etam.
Laga pekan kelima tersebut digelar pada Minggu sore, 14 September, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil ini memperkuat posisi Borneo FC di papan atas klasemen sementara liga.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menunjukkan permainan agresif dan saling menyerang. Borneo FC mampu memanfaatkan peluang lebih efektif untuk mencetak gol.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Babak Pertama: Gol Pembuka M. Sihran
Kedua tim langsung tancap gas sejak awal pertandingan, menunjukkan intensitas tinggi di lapangan. PSIM Yogyakarta sempat mengancam gawang Borneo FC melalui tendangan keras Pulga Vidal pada menit ke-6, namun bola masih melayang tipis di atas mistar gawang.
Peluang emas kembali datang untuk Laskar Mataram di menit ke-23 melalui tendangan bebas Jose Pedro Magalhaes Valente. Meskipun bola berhasil diblok, Rahmatshoh Rahmatzoda menyambar bola muntah, namun tembakannya masih bisa ditepis kiper.
Borneo FC justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28 melalui gol M. Sihran. Tendangan mendadak Sihran tidak mampu dihalau kiper Cahya Supriadi, membawa Pesut Etam unggul 1-0.
Advertisement
Tim tamu nyaris menggandakan keunggulan tiga menit kemudian saat Kei Hirose melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun Cahya Supriadi kembali melakukan penyelamatan gemilang. PSIM terus berupaya membalas, tetapi pertahanan Borneo FC tampil solid hingga turun minum.
Advertisement
Borneo FC Menjauh, PSIM Beri Perlawanan Akhir
Memasuki babak kedua, Borneo FC langsung tampil menekan dan berhasil menambah keunggulan pada menit ke-49. Juan Felipe Villa sukses menerobos lini pertahanan PSIM dan melepaskan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi Cahya Supriadi, mengubah skor menjadi 2-0.
PSIM Yogyakarta tidak menyerah begitu saja dan hampir memperkecil ketertinggalan di menit ke-62. Anton Fase mendapatkan ruang tembak di depan gawang, namun tendangan jarak dekatnya berhasil ditepis kiper Nadeo Argawinata, menggagalkan peluang emas Laskar Mataram.
Tensi pertandingan semakin memanas menjelang akhir laga, ditandai dengan beberapa pelanggaran keras. Pemain Borneo FC, K. Teguh, menerima kartu kuning pada menit ke-71, diikuti oleh penyerang PSIM, Rafinha, yang juga diganjar kartu kuning di menit ke-79.
Advertisement
Borneo FC kembali memperlebar jarak pada menit ke-85 melalui gol Macon Souza yang berhasil menuntaskan peluang menjadi gol, menjadikan skor 3-0. Namun, PSIM Yogyakarta menunjukkan semangat juang dan berhasil mencetak gol balasan dua menit kemudian lewat tendangan keras Anton Fase, memperkecil kedudukan menjadi 3-1.
Sumber: AntaraNews