Bom peninggalan Perang Dunia II ditemukan di area proyek Pertamina
Merdeka.com - Unit penjinak bom dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalimantan Timur berhasil mengevakuasi bom udara diduga sisa peninggalan militer pada Perang Dunia II, di area proyek Pertamina di kawasan Jalan Minyak Gunung 10, Balikpapan. Bom itu kini diamankan di markas Brimob.
Bom itu dievakuasi pada Minggu (12/6) malam kemarin, setelah sebelumnya ditemukan tidak sengaja oleh seorang pengemudi ekskavator, Mustamin (36), yang sedang menggali tanah menggunakan ekskavator.
"Benar. Jadi baket ekskavator itu saat menggali, terbentur benda keras dari dalam tanah. Setelah terus digali, ternyata bom dan akhirnya dia lapor ke sekuriti (Pertamina)," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (12/6).
Bom itu diduga kuat sebagai bom udara peninggalan sisa Perang Dunia II. Sehingga, tidak menutup kemungkinan masih menyisakan bom yang sama di lokasi proyek itu.
"Informasi dari Satuan Brimob, disiagakan tim dari unit penjinak bom ya di lokasi itu," ujar Ade.
Petugas unit Jibom di lokasi melakukan identifikasi dan proses evakuasi bom itu. Bom peninggalan Perang Dunia II itu memiliki panjang 146 cm dan diameter 46 cm.
Bom kali ini merupakan bom yang berukuran lebih besar dari temuan sebelumnya. Sebab, proses evakuasi harus menggunakan ekskavator, mengingat bom itu merupakan bom militer.
"Sebagaimana disampaikan Kasat Brimob (Kombes Pol Heri Heryandi), agar personelnya yang siaga di lokasi, tetap berhati-hati dalam bertugas," demikian Ade. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya