Blak-Blakan Mentan Amran Digoda Mafia Rp500 Miliar: Apa Arti Dunia? Semua Panggung Sandiwara

Menteri Pertanian Amran Sulaeman mengakui banyak godaan selama menjadi menteri di kabinet. Bahkan, ada yang menawarkan uang cash ratusan miliar.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Blak-Blakan Mentan Amran Digoda Mafia Rp500 Miliar: Apa Arti Dunia? Semua Panggung Sandiwara
Blak-Blakan Mentan Amran Digoda Mafia Rp500 Miliar: Apa Arti Dunia? Semua Panggung Sandiwara (Merdeka.com)

Menteri Pertanian Amran Sulaeman mengakui banyak godaan selama menjadi menteri di kabinet. Bahkan, ada yang menawarkan uang cash ratusan miliar.

Amran cerita medio 2019, ada seorang pengusaha yang mengirimkan uang sekitar Rp100 miliar. Uang itu dibawa menggunakan mobil Alphard berwarna hitam.

“Banyak (godaan) yang mendekati terakhir terakhir ya dulu 2019, aku dibawakan Rp100 miliar lebih, dan masih ada saksinya pak Eko,” ujar Amran saat wawancara khusus dengan merdeka.com dalam program Podcast merdeka.

Dia menegaskan, uang tersebut harus segera dikembalikan. Meskipun, sang pengusaha bilang uang tersebut bukan untuk apa-apa. Hanya bagi keuntungan saja.

“Bahkan saya katakan jangan. Kembalikan. Enggak boleh. Bawa koper, pakai Alphard hitam. Enggak boleh,” tegas dia kepada orang yang membawa uang tersebut.

“Katanya ini aku tidak pernah janji bapak, tapi Aku untung banyak, jadi aku kasih, enggak boleh,” tambah Amran.

Bukan cuma itu, lebih parah lagi ada seorang Jenderal membawa pesan kepadanya. Dengan iming-iming uang Rp500 miliar.

Uang sebanyak itu pun ditolak mentah-mentah oleh Mentan Amran.

“Pernah dulu ini kata seorang Jenderal kepada saya aku mau dititipi Rp500 miliar. saya enggak boleh,” tegas Amran lagi.

Kenapa Amran begitu tegas menolak kemewahan yang diberikan orang para mafia? Jawabnnya amat sederhana dan di luar nalar pejabat publik kebanyakan.

“Gini, apa si artinya dunia, tahu enggak kalau kita dalam muslim Islam, salat sunah 2 rakaat sebelum subuh itu nilainya lebih dari dunia. Berarti bapak orang kaya selesai,” tegas Amran.

“Syukuri saja yang kita (dapat), nikmati. Ini panggug sandiwara, sudahlah santai saja. Sudah pasti godaannya banyak,” kata Amran.

Rekomendasi