BKSDA Kerahkan Tim Siber untuk Mengatasi Perdagangan Satwa Dilindungi

Senin, 25 Oktober 2021 23:01 Reporter : Eko Prasetya
BKSDA Kerahkan Tim Siber untuk Mengatasi Perdagangan Satwa Dilindungi penyelundupan satwa dilindungi. ©2017 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan mengerahkan tim siber untuk mendukung upaya mencegah dan mengatasi perdagangan satwa liar dilindungi.

"Ada tim siber yang bertugas sebagai pengawas, mereka menyoroti aktivitas perdagangan satwa-satwa dilindungi Indonesia, khususnya di wilayah sebaran Sumatera Selatan-Bangka Belitung," kata Kepala BKSDA Sumatera Selatan Ujang Wisnu Barata di Palembang, dilansir Antara, Senin (25/10).

Ia mengatakan bahwa tim siber menjadi bagian dari satuan tugas penegakan hukum BKSDA, yang berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari Polri dan TNI dalam menjalankan tugas serta fungsinya.

"Langkah antisipasi dan pengawasan menjadi tantangan besar bagi kami, karena itu kami terus melakukan edukasi dan menurunkan tim siber ini untuk memantau dan menekan penjualan satwa dilindungi,” katanya.

Program edukasi mengenai pelestarian satwa liar serta pengawasan dari hulu sampai hilir diharapkan efektif menekan praktik perdagangan satwa liar.

Lewat program edukasi, masyarakat diharapkan memahami pentingnya pelestarian satwa liar sehingga tidak lagi memburu, memelihara, atau memperdagangkan satwa liar yang dilindungi. Ujang mengatakan bahwa belakangan semakin banyak warga yang menyerahkan hewan peliharaan mereka ke BKSDA karena mengetahui bahwa binatang yang mereka pelihara tergolong satwa dilindungi.

Menurut dia, satwa yang diserahkan warga ke BKSDA antara lain simpanse, kukang, tupai, burung betet ekor panjang, dan burung elang. "Satwa itu kami karantina dulu sebelum ditranslokasikan," katanya. [eko]

Baca juga:
Marak Perdagangan Satwa Langka di Medsos, Ini Kata Polisi
Polres Yogyakarta Tangkap Pelaku Jual Beli Satwa Dilindungi di Medsos
Harimau Berkeliaran di Kebun Sawit, Warga di Aceh Selatan Malah Mendekat
Kondisi Harimau Sumatera yang Mati Terkena Jerat di Riau
Tim ITB Teliti Fosil Hewan Purba di Waduk Saguling

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini