Bikin Sedih, Deretan Barang Milik Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Bisa Langsung Dijemput Keluarga
Barang-barang bawaan penumpang itu bervariasi, terdiri dari sepatu, sandal, telepon genggam, koper, headphone, jam tangan, tas, hingga botol minuman.
KAI Commuter masih menyimpan barang-barang bawaan penumpang yang menjadi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL. Barang-barang itu disimpan di Stasiun Bekasi Timur.
Pantauan di lokasi, barang-barang bawaan penumpang itu bervariasi, terdiri dari sepatu, sandal, telepon genggam, koper, headphone, jam tangan, tas, hingga botol minuman.
"Jumlah barang bawaan yang kami temukan sejauh ini terdiri Jumlah 113. Barang yang sudah diserahterimakan ada 47, jadi tersisa 66 barang," kata Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan kepada Liputan6.com, Jumat (1/5).
Leza menyampaikan bahwa barang-barang tersebut dapat dijemput oleh keluarga, atau kerabat yang merasa kehilangan barang milik korban saat kecelakaan terjadi. Keluarga dapat datang langsung ke Stasiun Bekasi Timur dan menghubungi layanan Lost and Found guna proses pengambilan.
Posko Informasi
Selain itu, posko informasi juga didirikan di Stasiun Bekasi Timur untuk mengakomodir keluarga ataupun kerabat korban yang ingin mengambil barang yang diamankan oleh petugas.
Cara Jemput Barang
Korban atau kerabat yang akan mengambil barang bawaan harus menunjukkan kartu identitas. Hal ini guna memastikan bahwa barang yang diambil sesuai kepemilikannya.
"Bisa bawa kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP). Kemudian kalau barang bawaan yang dimaksud adalah HP maka harus bisa dihubungi ke HP yang bersangkutan," ucap Leza.