Besok Iduladha, Harga Ayam di Depok Meroket Sentuh Rp60.000 per Kilogram
Merdeka.com - Jelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, harga daging ayam di pasar tradisional di Depok meroket. Penjual di pasar mematok harga Rp60.000 per kilogram.
Widodo, pedagang ayam di Pasar Kemirimuka mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Biasanya ayam dijual hanya Rp35.000, saat ini tembus hingga Rp60.000.
"Sekarang harga ayam lagi tinggi," katanya, Rabu (28/9).
Menurutnya salah satu faktor kenaikan adalah permintaan yang tinggi menjelang hari raya Iduladha.
"Besok kan lebaran, permintaan tinggi jadi mahal," ungkapnya.
Muzaki, penjual lainnya mengatakan, kenaikan harga ini dikeluhkan pembeli. Dia berharap agar harga segera normal.
"Kenaikan harga cukup drastis berkisar Rp55.000 sampai Rp60.000 per kilogram, harapannya bisa normal secepatnya. Harga yang sekarang sudah melambung harganya," katanya.
Diakui lonjakan harga kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Selain itu juga pasokan ayam lebih sedikit dari biasanya. Tingginya harga diakui berpengaruh terhadap jumlah konsumen. Namun dia yakin masih banyak yang membeli ayam untuk masak di hari Idul Adha.
"Kalau pembeli pasti ada ya buat lebaran walaupun harganya mahal banget sekarang," tukasnya.
Suci, salah satu pembeli mengaku kaget dengan kenaikan harga ayam yang sangat tinggi. Dia pun terpaksa mengurangi jumlah pembelian.
"Saya sempat heran, kok naiknya banyak banget, tapi mau enggak mau ya saya beli, karena memang butuh," katanya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya