Bersenjata dan Terorganisir, Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Jabar.

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Bersenjata dan Terorganisir, Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jabar
Bersenjata dan Terorganisir, Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jabar (Robby bouceu garnia)

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba lintas provinsi dengan barang bukti 17 kilogram sabu dan tujuh orang tersangka yang kini telah diamankan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Jabar dan sejumlah polres jajaran. Dalam penangkapan, polisi juga menemukan senjata api rakitan berpeluru tajam dari para tersangka.

"Senpi ini rakitan, tapi pelurunya tajam dan mematikan. Ini tentu menambah risiko bagi petugas di lapangan saat melakukan penindakan," ujar Hendra dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Kamis (16/10).

Ia menjelaskan terungkapnya kasus ini bermula dari penangkapan di Sukabumi, Jawa Barat, pada 24 September 2025. Dari lokasi itu, polisi menyita dua bungkus sabu seberat 5 gram. Penyelidikan berlanjut hingga mengarah ke jaringan lebih besar yang beroperasi lintas provinsi.

Pada 1 Oktober, tim Ditresnarkoba Polda Jabar menangkap pelaku lain di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, dan menyita lima bungkus sabu seberat 5 kilogram.

Pengembangan kasus ini terus berlanjut. Polisi bergerak ke Surakarta, Jawa Tengah, dan mengamankan dua bungkus sabu seberat 2 ons serta 34 butir inex. Menurut Hendra, sabu tersebut disembunyikan di tempat tak lazim—termasuk di dalam pembalut wanita.

"Sabu-sabu 2 ons yang kita yang kita amankan ini, disimpannya di pembalut. Jadi segala cara, segala upaya bagaimana untuk memberikan kamuflase kepada petugas,” katanya.

Bersenjata dan Terorganisir, Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jabar
Bersenjata dan Terorganisir, Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Dibongkar Polda Jabar Robby bouceu garnia

Kemudian, pada 4 Oktober dini hari, polisi membongkar gudang sabu di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan menyita 12 paket sabu seberat 12 kilogram.

“Sehingga total (dari rangkaian pengungkapan kasus) di sini ada kurang lebih 17 kilogram sabu,” ucap Hendra.

Barang terlarang tersebut telah disita sebagai barang bukti. Selain pada pembalut, narkoba ini juga diamankan dalam kondisi telah dikemas di antaranya dalam teh Cina berwarna emas, dibalut lakban hitam, hingga disembunyikan dalam alat pencukur dan popok bayi.

Adapun ketujuh tersangka antara lain adalah inisial RD, D, RKA, JW, AEN, DAA, dan S. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup serta denda hingga Rp10 miliar.

Peran Tersangka

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Jawa Barat Kombes Pol Albert RD mengungkap peran para tersangka berbeda-beda. Mulai dari operator, ada kurir, sedangkan untuk bandar sedang dalam proses, ada yang berada di dalam lapas.

Terkait para pelaku yang mempersenjatai dirinya dengan senjata api, Albert menjelaskan senjata yang mereka gunakan adalah jenis rakitan namun menggunakan peluru menggunakan kaliber 7,62, untuk AK-47.

Terkait ini, Ia menekankan pihaknya bakal menindak tegas.

“Jika ada niat untuk melukai atau bahkan menghilangkan nyawa orang lain, baik petugas maupun masyarakat, ketika merasa terancam, maka kita tidak main-main dengan hal ini; kita akan melaksanakan tindakan tegas dan terukur,” katanya.

“Tidak ada urusan kalau mereka sudah berani mempersenjatai diri untuk membela diri, kita akan dua kali lebih melaksanakan tindakan tegas dan terukur,” imbuh dia.

Rekomendasi