Bermula dari Tanah Retak, 3 Rumah di Jember Longsor Saat Hujan Deras

Minggu, 10 Februari 2019 05:03 Reporter : Lia Harahap
Bermula dari Tanah Retak, 3 Rumah di Jember Longsor Saat Hujan Deras Ilustrasi Longsor. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Tiga rumah warga di Desa Kemuning lor, Kabupaten Jember, Jawa Timur tertimpa tanah longsor di dua lokasi yang berbeda. Longsor terjadi setelah wilayah tersebut terus diguyur hujan sejak beberapa hari terakhir.

"Kami sekeluarga kaget mendengar suara gemuruh, sehingga keluar rumah untuk menyelamatkan diri," kata Simerti, salah seorang warga Desa Kemuning lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (9/2).

Sebelum rumahnya tertimbun longsor, di belakang rumah salah satu warga terdapat retakan tanah. Warga berupaya menambal dengan seme, agar tidak terjadi longsor yang dapat mengancam keselamatan keluarganya.

"Semen yang ditambal tidak kuat, sehingga bencana longsor tetap terjadi dan material longsor menimpa dua rumah yang berada di bawah karena lokasinya memang kawasan perbukitan," tambahnya.

Camat Arjasa, Herwan Agus Darmanto, mengatakan ada tiga rumah yang tertimpa tanah longsor di Dusun Rayap, Desa/Kecamatan Arjasa. Namun, retakan yang berpotensi tanah longsor mengancam sebanyak 10 rumah warga di dusun setempat.

"Lokasinya memang di kawasan perbukitan dan satu rumah berdekatan dengan rumah yang lain, sehingga dua rumah yang terdampak longsor tersebut harus direlokasi ke tempat yang aman untuk mengantisipasi adanya longsor susulan," terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor di Kecamatan Arjasa. Namun pihaknya terus memantau adanya sejumlah retakan yang berpotensi terjadi longsor yang dapat mengancam warganya sewaktu-waktu karena masih tingginya curah hujan di Kabupaten Jember.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo, mengatakan ada dua titik tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Arjasa dengan tiga rumah warga yang terdampak longsor dan lima rumah yang berpotensi terancam longsor.

"Tiga rumah warga yang terdampak longsor yakni rumah Samhasi yang memiliki tiga anggota keluarga, rumah Santo yang dua anggota keluarga, dan rumah Ahmad Karso yang memiliki dua anggota keluarga," jelasnya.

Tanah longsor sepanjang 2 meter dengan ketinggian 4 meter dan lebarnya mencapai 3 meter.

"Untuk sementara retakan akan ditutup terpal agar air hujan yang mengguyur kawasan setempat tidak semakin mengikis tanah yang dapat berpotensi terjadinya tanah longsor dan warga diimbau siaga ketika hujan deras mengguyur kawasan setempat untuk naik ke lokasi yang aman dari longsor," ujarnya.

BPBD Jember, lanjut dia, bersama sejumlah pihak sudah membersihkan tanah longsor yang menimpa rumah warga dan mendistribusikan bantuan kepada korban tanah longsor di Desa/Kecamatan Arjasa tersebut. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Tanah Longsor
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini