Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berkeliaran di Permukiman, Buaya Ditangkap Warga dan Dibawa ke Polsek

Berkeliaran di Permukiman, Buaya Ditangkap Warga dan Dibawa ke Polsek Buaya Berkeliaran Ditangkap Warga Kuantan Singingi. ©2018 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Warga menangkap seekor buaya muara di Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Saat itu, satwa berkulit tebal tersebut terjebak di saluran irigasi dan mengkhawatirkan warga sekitar.

"Buaya itu ditangkap saat berada di lahan persawahan milik warga‎ Desa Talontam. Kemudian diserahkan ke Polsek Benai," kata Kapolres Kuantan Singingi AKBP Muhammad Mustofa, kepada merdeka.com, Senin (10/12).

Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau Suharyono mengatakan, buaya tersebut berukuran tiga meter. Pihaknya menjemput buaya tersebut ke Polsek Benai untuk dievakuasi.

"Setelah kita jemput, langsung dititipkan di Kebun Binatang Kasang Kulim, Kabupaten Kampar," kata Suharyono.

buaya berkeliaran ditangkap warga kuantan singingi

Sungai di Kuansing meluap karena tingginya intensitas hujan selama beberapa bulan belakangan. Masyarakat kerap melihat beberapa buaya muncul ke permukaan hingga sampai ke saluran irigasi persawahan. Tak sedikit warga yang lari begitu melihat binatang bertaring tajam tersebut.

Suharyono menyebutkan, dari penuturan warga, ada sekitar lima buaya yang terlihat. Karena takut ada korban, masyarakat bersama kepolisian setempat berusaha menangkap dengan peralatan seadanya.

"Tapi baru satu yang berhasil ditangkap, buaya itu jenis muara atau Crocodylus porosus," ucap Suharyono.

Sedangkan buaya lain yang kerap muncul dan berpapasan dengan warga, akan segera dicari. Suharyono mengaku pihaknya sudah bermusyawarah dengan masyarakat setempat dan pemerintah serta Polsek Benai untuk mengevakuasi buaya lainnya.

"Kalau memang ditemukan, sisa buaya lainnyaakan dievakuasi," ujar Suharyono.

Suharyono mengimbau agar warga membatasi aktivitas di sungai. Terutama di saluran irigasi yang disukai buaya. Warga juga diminta tidak menggunakan alat membahayakan jika ingin menangkap hewan melata itu.

"Jadi karena buaya termasuk satwa dilindungi, harus hati-hati. Petugas kita juga tengah menentukan langkah-langkah evakuasi," ucap Suharyono.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP