Berdalih Tagih Utang, Puluhan Anggota Ormas Geruduk Kantor Swasta di Samarinda
Merdeka.com - Puluhan anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Kutai Kartanegara, dibekuk polisi di Samarinda, Sabtu (9/5). Gara-garanya, mereka menggeruduk dan mengancam salah satu kantor perusahaan swasta di Samarinda, dengan tujuan menagih utang.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.30 WITA tengah hari tadi. Mengatasnamakan ormas, dan berbekal senjata tajam jenis parang, mereka mengepung kantor kontraktor di Jalan Tantina.
Puluhan orang itu berusaha masuk ke dalam kantor. Diduga mereka berusaha untuk mengintimidasi manajemen agar segera melunasi utang piutang proyek yang beres dikerjakan.
Aparat gabungan Polsek Sungai Pinang di-backup tim Reskrim Polresta Samarinda bergegas ke lokasi. Tanpa perlu berlama-lama lagi, puluhan orang terduga preman itu pun dibekuk. Polisi juga menyita barang bukti parang.
Manajemen perusahaan melalui kuasa hukumnya, Sujanlie Totong, mengaku tidak tahu menahu dengan puluhan orang yang datang menggeruduk kantor kliennya.
"Kami enggak ada kenal sama sekali, tidak ada hubungan dengan orang-orang ini. Ini murni soal pekerjaan. Jadi, mereka ini mengintimidasi, dengan melakukan penyegelan, datang ramai-ramai sampai memecahkan kaca," kata Sujanlie kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (9/5).
Mereka diangkut menggunakan truk polisi ke Mapolresta Samarinda berikut barang bukti senjata tajamnya. Satu persatu identitas mereka didata oleh kepolisian.
"Kami dapat laporan, ada orang dari sebuah ormas dari Kutai Kartanegara datang ke perusahaan soal utang piutang. Perusahaan diancam dan diintimidasi," kata Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ramadhanil di lokasi kejadian.
Ramadhanil menerangkan, kepolisian juga mengamankan sejumlah senjata tajam. "Soal ini, juga kami akan proses. Soal dugaan penyekapan (karyawan perusahaan), juga kami proses hukum lebih lanjut," demikian Ramadhanil.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya