Bercelana Pendek, Tampang 75 Anggota Komunitas Gay Digerebek di Vila Puncak Usai Gelar Kontes 'The Big Star'
Mereka diduga tengah menggelar acara bertajuk 'Family Gathering', ajang pertemuan komunitas gay.
Polisi mengamankan 75 orang di sebuah vila di kawasan Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Mereka diduga tengah menggelar acara bertajuk 'Family Gathering', ajang pertemuan komunitas gay.
Dari dokumentasi yang diterima, terlihat puluhan pria yang digerebek itu mengenakan celana pendek. Mereka duduk bersila berjejer di bawah. Ada yang tertunduk, ada pula yang serius seperti sedang mendengarkan arahan.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan penggerebekan dilakukan oleh Polres Bogor bersama Polsek Megamendung. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang curiga ada acara tak lazim dari puluhan lelaki penyuka sesama jenis di villa itu.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 orang merupakan laki-laki dan 1 orang perempuan, dengan rentang usia antara 21 hingga 50 tahun. Seluruh peserta berasal dari wilayah Jabodetabek," jelas Hendra saat dikonfirmasi, Selasa (24/6).
Dia pun menjelaskan, dari lokasi polisi menyita 4 kondom belum digunakan dan sebilah pedang properti pertunjukan tari. Saat penggerebekan, peserta baru saja beres menggelar rangkaian hiburan, umpama lomba menyanyi, menari, dan pemilihan kontes berjudul ‘The Big Star’.
Digerebek usai Pesta
Informasi yang diperoleh dari pemeriksaan, kegiatan tersebut dibuat sejumlah orang yang berperan sebagai panitia. Modusnya, menyebarkan undangan lewat media sosial, dengan biaya sebesar Rp200.000 per orang untuk keikutsertaannya.
"Pihak Polres Bogor sudah menerbitkan Laporan Polisi dan hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan terhadap 75 orang yang diamankan tersebut," imbuhnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Bogor, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para peserta.
"Hasilnya bisa ditanyakan kepada Dinas Kesehatan," tuturnya.