Beras Bantuan Warga Terdampak PPKM di Pandeglang Berwarna Kuning, Bau dan Menggumpal

Kamis, 5 Agustus 2021 19:04 Reporter : Dwi Prasetya
Beras Bantuan Warga Terdampak PPKM di Pandeglang Berwarna Kuning, Bau dan Menggumpal Beras bantuan untuk warga terdampak PPKM tidak layak konsumsi. Istimewa

Merdeka.com - Warga Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menerima beras bantuan tidak layak konsumsi. Beras yang didapat warga berwarna kuning dan kotor.

Beras bantuan tersebut dari Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang, yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia Kabupaten Pandeglang.

Uki salah seorang warga Kampung Cihaseum, Kelurahan Pandeglang, yang menerima beras bantuan tersebut kecewa dengan kualitas dari beras bantuan PPKM tersebut.

"Warna berasnya kekuning-kuningan, terus agak berbau dan ada kutunya juga pak. Yang lebih parah lagi, banyak yang sudah buluk," kata Uki kepada wartawan, Kamis (5/8).

Hal serupa diungkapkan Dedi, warga Kampung Kebon Cau, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang. Dia mengatakan beras bantuan dari pemerintah tidak layak untuk dikonsumsi.

"Atuh ini mah bukan untuk manusia kang, lihat saja berasnya seperti apa. Masa kita dikasih beras kaya gini, kan enggak manusiawi. Binatang juga kalau kata kasarnya mah, pasti menolak untuk memakannya," ungkap Dedi.

Sementara itu, Lurah Pandeglang M Apendi mengaku tidak mengetahui kondisi beras bantuan itu sudah menggumpal dan tidak layak dikonsumsi, karena pihaknya hanya diminta oleh pihak Kecamatan Pandeglang dan PT Pos untuk menyediakan tempat penyimpanan bansos beras tersebut.

"Jadi bantuan beras ini kemarin ada dua tahap. Pertama bantuan dari pusat tanggal 2 Agustus yang disalurkan untuk 840 KPM, terus besoknya bantuan PKH untuk 464 KPM. Kami terima surat melalui kecamatan yang memohon supaya menyediakan tempat saja, kalau yang menyalurkan itu dari PT Pos," katanya.

Apendi mengungkapkan usai menerima laporan dari masyarakat, lantas mengecek beras yang belum disalurkan. Hasilnya, puluhan karung beras yang belum disalurkan dalam kondisi menggumpal dan tidak layak.

"Kami enggak tahu kalau kondisi berasnya udah begitu, kami juga kaget. Nanti kami koordinasikan ke pimpinan kami untuk menindaklanjuti masalah ini," bebernya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bansos Corona
  3. Beras
  4. Pandeglang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini