Berani Berubah: Dari Kedai Kopi Beralih Jual Kura-Kura
Merdeka.com - Usaha kedai kopi milik Dimas sepi di masa pandemi Covid-19. Alhasil, pendapatannya terus menurun dari hari ke hari. Untuk menyiasati masalah ini, Dimas memilih menjual berbagai jenis kura-kura dan hewan lainnya. Harga tiap kura-kura bervariasi, tergantung dari ukuran dan jenisnya.
Dimas memilih menjual kura-kura, karena memang hobi memelihara hewan tersebut. Tak hanya itu saja, Dimas juga melihat minat masyarakat yang mulai hobi memelihara hewan, apalagi selama work from home (wfh) seperti sekarang ini.
istimewa
"Saya akhirnya memutuskan untuk menjual kura-kura, karena saya suka dulu. Suka, merawat, dan dari situ secara gak sadar aku, oh ternyata ini bisa nih. Jadi hal yang dianggap remeh, ternyata bisa menghasilkan," kata Dimas.
Beberapa jenis kura-kura dijual, seperti Sulcata, Burmese, Indian Star, Pardalis, dan Aldabra. Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp1 juta sampai puluhan juta.
istimewa
Meski hasilnya terbilang besar, Dimas tetap menghadapi berbagai kesulitan. Menurutnya, peminat kura-kura tidak banyak. "Jadi kesulitannya, segmented dan bisa jualnya di kota-kota besar malahan soalnya. Mungkin karena daya beli ya kalau di daerah".
Kedepannya, Dimas ingin membuka kembali kedai kopi miliknya, sekaligus menjual kura-kura. "Maksudnya saya senang bekerja di kopi, dan saya juga senang bisnis di kura-kura," kata Dimas.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya