Benarkah pesona anggota BIN dan TNI bisa luluhkan hati wanita?
Merdeka.com - Personel Kodim 0208/Asahan Sumatera Utara menangkap Edison P Siagian (52). Laki-laki ini diamankan karena mengaku sebagai anggota TNI dan bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu, Edison juga mengaku menggunakan seragam TNI dan mengaku jadi anggota BIN agar mudah untuk mendapatkan wanita untuk dinikahi.
Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Musni Umar berpendapat, TNI ataupun Polisi di era orde baru memang memiliki kedudukan dan status sosial di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Sehingga banyak masyarakat Indonesia yang mendambakan suami atau menantu mereka yang berlatar belakang TNI dan Polisi.
"Jadi gini kalau TNI di masa orde baru mereka memiliki kedudukan terhormat terutama TNI Angkatan Darat. Sehingga banyak yang tertarik, bahkan banyak wanita-wanita yang tertarik kepada mereka," kata Musni saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (5/2).
Menurut Musni, pada era orde baru memang banyak pemuda-pemuda yang getol untuk masuk pendidikan Taruna Akabri. Hal tersebut karena dorongan keluarga dan juga potensi yang dimilikinya.
Lanjut Musni, memang diakui masyarakat Indonesia masih mengidamkan menantu atau suami dari kalangan tentara. Bukan hanya masyarakat biasa, pejabat-pejabat, kepala daerah juga mengidamkan memiliki besan dan menantu dari kalangan TNI.
"Mereka memperoleh tempat terhormat, tentu banyak wanita yang tertarik pada mereka. Banyak juga anak pejabat kawin dengan keluarga TNI Polisi khususnya mereka terutama calon-calon jenderal," jelas Musni.
"Tampaknya kedudukan status terhormat bagi kalangan TNI Polri itu belum terkikis habis. Jika ada orang memakai seragam TNI Polri dan membuat wanita-wanita jatuh hati itu tak lepas dari masa lalu. Faktor ekonomi dan jaminan kesejahteraan akan masa depan tentu juga menjadi pertimbangan kuat," imbuhnya.
Oleh sebab itu, lanjut Musni, masyarakat diminta untuk tak mudah mempercayai orang-orang yang menggunakan seragam TNI. Terlebih bagi mereka yang ingin menjalin hubungan kekeluargaan.
"Kalau ada yang datang ke masyarakat atau menggoda atau berkenalan, siapapun dia perlu dilakukan cek and ricek. Kampung halamannya di mana, siapa orang tuanya, keluarga dia, dengan demikian tak hanya dari satu sumber. Kalau ini dilakukan sangat yakin upaya untuk penipuan bisa tercegah," tandasnya.
Seperti diketahui, Edison P Siagian (52) merupakan warga Dusun V, Desa Rahuning, Kabupaten Asahan ditangkap Personel Kodim 0208/Asahan Sumatera Utara, Jumat (5/2). Edison diamankan karena mengaku sebagai anggota TNI dan bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu, Edison juga mengaku menggunakan seragam TNI dan mengaku jadi anggota BIN agar mudah untuk mendapatkan wanita untuk dinikahi.
Penangkapan ini berawal informasi dari masyarakat yang curiga dengan orang yang mengaku sebagai anggota TNI di kawasan Rahuning. Laporan itu diselidiki dan Edison pun ditemukan.
Saat diamankan, Edison mengaku sebagai anggota BIN dari Jakarta berpangkat marsekal muda. Petugas kemudian menggeledah rumah Edison. Mereka menemukan sepucuk pistol air gun, sangkur, seragam TNI dan aksesoris. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya