Begini Cara Polri Lakukan Pendekatan Tangani Konflik di Papua

Kamis, 6 Mei 2021 02:31 Reporter : Merdeka
Begini Cara Polri Lakukan Pendekatan Tangani Konflik di Papua Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polri mengedepankan dua pendekatan dalam menangani konflik yang terjadi di Papua. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut dua pendekatan tersebut adalah pendekatan lembut dan keras.

Argo menuturkan, pendekatan lembut atau soft power Polri bisa menggunakan sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah mengajar anak-anak di sana.

"Selain itu juga Binmas Noken juga ada memberi kegiatan-kegiatan, seperti pertanian, sayuran, menanam sayur, dan kemudian mengajar di sana. Ada beberapa kegiatan yang kita mengajar pada anak-anak di sana," katanya di Jakarta, Rabu (5/5).

"Entah itu melalui tingkat PAUD, kemudian tingkat SD ada di sana," sambung Argo.

Mengadakan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak di Papua, merupakan bagian dari upaya menangani konflik di Papua lewat pendekatan lembut.

"Dan kemudian juga mengajak menumbuhkan rasa nasionalisme di sana, di anggota TNI dan Polri tetap berkoordinasi dengan masyarakat. Saling dialog dalam beberapa kegiatan, sesering mungkin kita lakukan dialog," ujarnya.

Dengan dialog bersama masyarakat, menurut Argo, pihaknya bisa mengetahui apa yang tengah menjadi masalah di masyarakat Papua.

"Jadi posisi di sana masyarakat kadang bisa di atas kepolisian di bawah, itu mendengarkan keluhan dari masyarakat. Kadang juga kita posisi dalam sejajar antara masyarakat dan polisi kita diskusi di sana," ungkapnya.

Sementara untuk pendekatan keras atau hard power ialah dengan menegakkan hukum bagi mereka yang kedapatan melanggar hukum di sana.

"Untuk hard power, kalau melanggar pidana ya akan kita proses," pungkas Argo.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini