Begal sadis di Palembang tewas usai baku tembak dengan polisi
Merdeka.com - Terlibat baku tembak dengan polisi, Samsul alias Sam (30), tewas terkena dengan luka di dada. Pelaku merupakan begal sadis yang tercatat sudah sebelas kali melakukan aksi kejahatan.
Baku tembak itu terjadi saat pelaku membegal pemotor wanita di tepi Sungai Ogan, Seberang Ulu I, Palembang, Selasa (25/4) siang. Pelaku memaksa korban ikut bersamanya dengan mengendarai motor korban.
Begitu menyalakan motor, polisi yang menggelar patroli memergoki aksinya. Pelaku pun kabur, sedangkan korban yang masih diboncengnya berteriak minta tolong.
Namun, akibat mengendarai terlalu kencang, motor pelaku terjatuh. Dia kabur sambil melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan.
Tak ingin buruan kabur, polisi mengejar pelaku dan terjadilah baku tembak. Satu tembakan mengenai dada pelaku yang membuatnya tersungkur. Pelaku tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, pelaku merupakan residivis dan buronan dalam banyak kasus, seperti curanmor dan begal. Bahkan beberapa hari lalu, pelaku beraksi dengan cara menyiram air keras sehingga membuat pemotor luka berat di sekujur tubuhnya.
"Pelaku ini merupakan begal sadis, sudah sebelas kali beraksi, keluar masuk penjara. Karena melawan, kita tindak tegas, tewas," ungkap Wahyu di kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu (25/4).
Dari tangan pelaku, polisi menyita sepucuk pistol rakitan beserta empat butir peluru dan satu selongsong, kunci letter T, dan sebilah pisau. Jenazah pelaku langsung diserahkan ke rumahnya di Jalan Pipa Jaya, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
"Tahun ini ada tiga begal yang kita tindak tegas, jadi peringatan keras bagi pelaku-pelaku lain. Berani beraksi akan berakhir di kamar mayat," pungkasnya.
Saat pengurusan jenazah, keluarga pelaku terlihat terpukul. Bahkan, bibi korban jatuh pingsan begitu tiba di kamar mayat.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya