BBPOM Bandung Musnahkan Kosmetik hingga Obat Herbal Berbahya Senilai Rp4,9 Miliar

Selasa, 3 Desember 2019 03:03 Reporter : Aksara Bebey
BBPOM Bandung Musnahkan Kosmetik hingga Obat Herbal Berbahya Senilai Rp4,9 Miliar BPPOM musnahkan produk ilegal. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Sejumlah produk ilegal senilai Rp4,9 miliar dimusnahkan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, Senin (2/12/2019). Produk tersebut didapatkan dari penyitaan selama setahun terakhir.

Dari pantauan, BPPOM memusnahkan beberapa barang, di antaranya kosmetik, obat tradisional atau herbal yang berbahaya dan tidak memiliki izin edar. Petugas mendapatkan beragam produk tersebut dari berbagai tempat, seperti pasar tradisional dan tempat produksi.

Kepala BBPOM Bandung I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa menyatakan bahwa pemusnahan ini merupakan upaya untuk memastikan produk ini tidak kembali beredar di pasaran.

Ia merinci, dalam pemusnahan ada 1.847 produk kosmetik mengandung merkuri dan hidrokinon. Lalu, ada 129 obat herbal mengandung bahan kimia. Lalu, ada pula obat keras sebanyak 669 item dan produk pangan sebanyak 157 item yang mengandung formalin dan boraks.

"Dari nilai ekonomi, ini totalnya mendekati Rp5 miliar," kata dia saat pemusnahan di Kantor BBPOM Bandung, Jalan Dr Djunjunan, Kota Bandung, Senin (2/12/2019).

Pemusnahan sendiri dilakukan dengan cara menghancurkan produk-produk tersebut menggunakan mesin incinerator. "Tindakan harus dilakukan agar produsen memiliki efek jera," ucap dia.

Di sisi lain, ia menegaskan akan mengawasi peredaran parcel jelang momen Natal dan tahun baru. Fokusnya adalah mengenai produk makanan yang kedaluwarsa. Untuk itu, ia meminta masyarakat lebih cermat dan memeriksa barang sebelum membeli.

"Produsen, kami mengimbau dari awal tidak menjual produk yang rusak, sudah kedaluwarsa," pungkasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini