Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada masyarakat yang terdampak banjir rob. Bantuan ini diberikan di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21 Januari 2026). Aksi cepat tanggap ini merupakan wujud komitmen Baznas dalam membantu warga yang membutuhkan.
Banjir rob yang melanda wilayah tersebut telah mengganggu aktivitas harian warga, termasuk kegiatan belajar mengajar di Pesantren Fastabiqul Khoirots. Kondisi geografis dekat pantai menyebabkan air laut pasang merendam pemukiman. Genangan air juga menutup akses jalan, membatasi mobilitas santri dan pengurus pesantren.
Menanggapi situasi darurat ini, Baznas RI segera turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan. Paket logistik yang berisi kebutuhan pokok diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Bantuan ini juga memastikan kebutuhan dasar terpenuhi di tengah kondisi bencana.
Advertisement
Advertisement
Dampak Banjir Rob dan Respon Cepat Baznas
Banjir rob di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, telah menyebabkan genangan air yang signifikan. Kondisi ini terjadi akibat letak geografis wilayah yang berdekatan langsung dengan kawasan pantai. Air laut pasang secara rutin masuk ke area pemukiman warga dan fasilitas umum.
Akibat genangan air yang berlangsung selama sepuluh hari, aktivitas belajar mengajar di Pesantren Fastabiqul Khoirots menjadi terganggu. Akses jalan menuju lokasi pesantren juga terputus, sehingga membatasi pergerakan santri dan pengurus. Situasi ini menimbulkan tantangan besar bagi keberlangsungan kegiatan pendidikan.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan komitmen lembaganya. Baznas bergerak cepat setelah mendengar kabar dampak banjir rob tersebut. Mereka langsung menyalurkan bantuan untuk meringankan penderitaan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Detail Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Rob
Bantuan yang disalurkan oleh Baznas RI berupa Paket Logistik Keluarga (PLK). Paket ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir rob. Isinya mencakup berbagai kebutuhan pokok yang esensial.
Secara spesifik, PLK terdiri dari beras, minyak goreng, ikan kaleng, kornet, dan gula pasir. Ketersediaan bahan makanan ini sangat vital dalam kondisi darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dan santri memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Saidah Sakwan berharap program bantuan kemanusiaan ini membawa berkah. Bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan. Tujuan utamanya adalah memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah krisis.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dari Penerima Bantuan
Bantuan logistik dari Baznas RI diterima langsung oleh warga terdampak. Salah satu penerima adalah Pimpinan Pondok Pesantren Fastabiqul Khoirots, Ahmad Munawir. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Baznas.
Ahmad Munawir mengapresiasi respons cepat dan bantuan yang diberikan. Pesantrennya sangat terbantu dalam menghadapi dampak banjir rob. Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang selama ini kesulitan mengakses kebutuhan pokok.
"Terima kasih Baznas RI, bantuan paket logistik ini sangat membantu memenuhi kebutuhan para santri di pesantren," ujar Ahmad Munawir. Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan dari lembaga seperti Baznas. Dukungan tersebut meringankan beban di masa sulit.
Advertisement
Sumber: AntaraNews