Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) sukses menyelenggarakan bazar kreatif yang berfungsi sebagai etalase bagi produk-produk lokal berkualitas tinggi. Acara ini merupakan inisiatif dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenekraf untuk mendukung pegiat ekonomi kreatif Indonesia.
Bazar yang bertepatan dengan kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota serta mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, pada hari Jumat.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi inisiatif ini, menekankan bahwa bazar ini adalah bukti nyata produk lokal telah "naik kelas". Ia juga menyoroti perpaduan wirausaha dengan kepedulian sosial sebagai cerminan ekonomi kreatif yang inklusif dan empatik.
Advertisement
Advertisement
Menguatkan Peran Pelaku Kreatif Lokal
Wamenekraf Irene Umar menilai bazar ini sebagai langkah strategis untuk menguatkan peran pelaku kreatif lokal dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif. Sektor ini diyakini menjadi penggerak ekonomi baru yang signifikan bagi Indonesia.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas produksi bagi para talenta kreatif. Dukungan ini akan terus diberikan di berbagai subsektor hingga tahun 2029.
Irene juga menyatakan optimismenya terhadap kualitas produk yang dipamerkan dalam Bazar Kreatif Kemenekraf tersebut. Adaptasi teknologi dan desain kekinian dianggapnya sebagai kekuatan utama UMKM kreatif saat ini.
Advertisement
Menurut Wamenekraf, kreativitas yang ditunjukkan membuktikan kesiapan UMKM untuk naik kelas, dengan harapan kegiatan ini membawa dampak ekonomi nyata dan keberkahan bagi penerima manfaat bakti sosial.
Advertisement
Fasilitasi Pemasaran dan Distribusi Produk
Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene juga berdialog langsung dengan para pelaku usaha mengenai tantangan pemasaran digital dan distribusi produk. Dialog ini menunjukkan perhatian kementerian terhadap isu-isu krusial yang dihadapi UMKM.
Kemenekraf menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kebutuhan para pelaku UMKM. Tujuannya adalah agar produk mereka tidak hanya dikenal di lingkungan internal kementerian, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
Selain bazar yang memberdayakan UMKM, kegiatan ini juga diisi dengan bakti sosial yang didedikasikan kepada para pejuang di balik layar. Mereka termasuk tim kebersihan, petugas keamanan, dan pengemudi yang memastikan operasional kantor berjalan lancar.
Advertisement
Advertisement
24 Tenant Unggulan Dorong Daya Saing Produk
Ketua DWP Kemenekraf, Siti Nurjanah Cecep Rukendi, menjelaskan bahwa Bazar Kreatif Kemenekraf ini diikuti oleh 24 tenant pilihan. Tenant-tenant tersebut menampilkan produk unggulan dari berbagai kategori, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kriya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi yang efektif bagi para pengusaha kreatif. Selain itu, diharapkan juga dapat memacu kreativitas mereka dalam menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi.
Melalui bazar ini, DWP Kemenekraf tidak hanya memberikan ruang bagi pengusaha kreatif, tetapi juga menghadirkan layanan investasi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara sektor produktif dan perencanaan keuangan bagi seluruh pelaku usaha kreatif.
Advertisement
Secara keseluruhan, DWP Kemenekraf terus mendorong terciptanya ekosistem yang suportif bagi pelaku ekonomi kreatif. Ini juga sekaligus memperkuat solidaritas sosial sebagai fondasi pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews